Hidayatullah.com– Wakil Presiden Jusuf Kalla (Wapres JK) ke Jawa Timur untuk peresmian pembukaan Tanwir I ’Aisyiyah di Universitas Muhammadiyah Surabaya, Jl Sutorejo No 59 Surabaya, Jumat (19/01/2018).
Jadwal Wapres JK beserta Ibu Mufidah Jusuf Kalla tiba di Surabaya setelah Pesawat Kepresidenan Bae-RJ 85 yang ditumpanginya mengudara satu jam dua puluh menit, usai lepas landas dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma. Setibanya di Surabaya, Wapres disambut oleh Gubernur Soekarwo dan Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Jatim.
Di Surabaya selain membuka Tanwir I ’Aisyiyah, Wapres juga akan meresmikan Gedung At Tauhid Universitas Muhammadiyah di tempat yang sama. Setelahnya Wapres akan melakukan shalat Jumat di Masjid At-Taqwa Bandara Juanda Surabaya.
Baca: Buka Muktamar Muhammadiyah, Din Syamsuddin Peringatkan Jokowi-JK
Sebagai informasi, Senin (11/12/2017) lalu di Kantor Wapres Jl Medan Merdeka Utara Jakarta, Ketua Umum Aisyiyah Siti Noordjannah Djohantini beserta pengurus lainnya, menemui Wapres JK untuk memohon kesediaannya membuka Tanwir tersebut.
Tanwir bertemakan “Gerakan Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Pilar Kemakmuran Bangsa” ini digelar pada 19-21 Januari 2018 di Surabaya.
“Kami ingin menyampaikan pada Bapak Wapres bahwa Pimpinan Dewan Besar Aisyiyah insyaallah akan menyelenggarakan Tanwir yang pertama untuk periode kepemimpinan 2015-2020 di Universitas Muhammadiyah Surabaya pada tanggal 19 Januari,” ucapnya Siti saat itu lansir Humas Wapres.
Sementara persiapan Tanwir Aisyiyah di Universitas Muhammadiyah, sudah siap menyambut Wapres Jusuf Kalla dan semua peserta Tanwir. Pembenahan Gedung at-Tauhid yang berlantai 13 hingga semalam sudah selesai. Di tempat ini berlangsung acara pembukaan Tanwir dan peresmian gedung baru ini.
Baca: Muktamar Nasyiatul Aisyiyah XIII Soroti Peran Perempuan
Acara seminar pra Tanwir juga sudah dibuka Kamis pagi kemarin. Selain di Gedung at-Tauhid, pelaksanaan sidang-sidang Tanwir juga digelar di Asrama Haji Sukolilo, sekaligus tempat menginap peserta dari seluruh Indonesia.
Rektor UMSurabaya Sukadiono memaparkan peran Pemerintah Kota Surabaya pada percepatan pembangunan Gedung at-Tauhid ini sangat luar biasa.
“Bu Risma, Wali Kota Surabaya, begitu antusias menurunkan jajarannya untuk membenahi beberapa lokasi yang ada di Unmuh Surabaya,” terangnya kutip PWmu. Dia menganggap acara Tanwir digelar di sini menjadi berkah UMSurabaya.
Pembebasan lahan di depan kampus seharga Rp 400 miliar, juga gedung dua lantai milik PDM seharga Rp 20 miliar ditukargulingkan dengan gedung di Jl Wuni sebagai Kantor PDM Surabaya yang baru. Dengan pembebasan ini, sekarang Universitas Muhammadiyah Surabaya makin bagus dan luas.*
Baca: Identitas Kader Nasyiatul Aisyiyah Bukanlah Aktivis yang Tinggalkan Keluarga