Hidayatullah.com– Dai kondang Ustadz Abdul Somad (UAS) baru-baru ini mendapat penghinaan lewat media sosial Facebook. Aksi penghinaan itu terkait tidak masuknya UAS dalam daftar “200 penceramah’ versi Kementerian Agama (Kemenag).
Mendapat penghinaan, dai asal Pekanbaru, Riau, itu bukannya marah, tapi malah membalasnya dengan doa kebaikan bagi si penghina. UAS berdoa agar penghina tersebut mendapatkan hidayah.
“Ya Allah berilah kaumku hidayah karena mereka tidak mengerti,” ujar UAS dalam akun Instagramnya, @ustadzabdulsomad, Rabu (23/05/2018), seraya mengutip lafadz Arab yang juga penggalan doa “اللهم اهد قومي فانهم لا يعلمون”.
Baca: Ustadz Abdul Somad: Beli Buku, Baca, Renungkan, lalu Menulislah
Doa itu disampaikan sebagai teks dari gambar tangkapan layar (screenshot) yang menampilkan unggahan hinaan terhadap.
Diketahui, akun Facebook dengan nama Rudy Ian menuliskan kalimat penghinaan terhadap UAS.
“alhamdulillah..iblis ini tdk masuk dlm dftar 200 mubalik mentri agama,” tulis Rudy Ian, Selasa, 22 Mei 2018, seraya mengunggah foto UAS sedang berjalan kaki bersama sejumlah anggota kepolisian.
Sikap UAS mendoakan penghinanya tersebut diapresiasi warganet. Para pengguna media sosial berbondong-bondong menyampaikan doa dan dorongan semangat kepada UAS.
Baca: Ustadz Abdul Somad Disambut Hadrah Santri Hidayatullah
“Berbeda pendapat bukan berarti kita harus menyudutkan dan menjatuhkan pendapat orang lain.. saya merasa kasian dengan orang seperti ini, mencela orang yang menyampaikan kebaikan. Ketahuilah ! kau yang menghina orang yang menyampaikan kebaikan, maka kaulah yang paling hina di hadapan Allah.. dan buat ayah handa, @ustadzabdulsomad tetaplah sampaikan kebaikan itu, sebab semakin tinggi sebatang pohon maka semakin deras pula angin yang menghantamnya.. ALLAHU AKBAR,” tulis @itto_art13 dalam kolom komentar unggahan UAS tersebut.
Sementara @kamaruzzamanade mengaku, “Saya bersukur ustad @ustadzabdulsomad tdk masuk daftar..karna ridho allah datang bukan dari 200daftar yg di keluarkan kementrian agama. Saya tetap cinta semua ulama termasuk @ustadzabdulsomad.”
Pantauan hidayatullah.com hingga Kamis (24/05/2018) siang pukul 14.00 WIB, unggahan doa UAS tersebut sudah diganjar setidaknya 279,676 tanda suka dan terus bertambah.
Baca: Ustadz Abdul Somad: “Mari Kita Cari Titik Persamaan, Bukan Perbedaan”
Sementara itu, dikabarkan bahwa pria diduga penghina Ustadz Abdul Somad tersebut berhasil ditangkap, Rabu malam, 23 Mei 2018. Pria itu bernama Rudiansyah. Sebelumnya, dalam akun media sosial Facebook bernama Rudy Ian, Rudiansyah menyebut Ustadz kesohor itu sebagai “ibli*”, tulis Viva.co.id, Kamis, mengambil informasi dari tim Mualaf Center Yogyakarta dalam akun Facebook-nya.*