Hidayatullah.com — Muhammadiyah akhirnya diperbolehkan mendirikan universitas di negeri tetangga, Malaysia. Ini terjadi setelah Kementerian Pengajian Tinggi (Kementerian Pendidikan Tinggi) menyetujui didirikannya Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM).
Persetujuan itu dipastikan dengan keluarnya surat Ketua Pendaftar Institusi pendidikan Tinggi Swasta Malaysia yang diteken pada 5 Agustus 2021.
Dilansir Republika, Ma’mun Murod, rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta memastikan hal tersebut. Ia juga mengunggah surat persetujuan pendirian itu di Twitter.
“Resmi sudah berdiri Universiti Muhammadiyah Malaysia. Tanpa lelah menebar maslahat,” ujarnya kepada Republika pada Rabu.
Universitas Muhammadiyah rencananya akan dibangun di kawasan Cyber Jaya, Selangor, Malaysia.
Perlu diketahui sebelumnya, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dan sejumlah pengurusnya berkunjung ke Malaysia pada Mei 2019.
Mereka bertemu Menteri Pendidikan Malaysia, Maszlee Malik yang menyambut baik kedatangan mereka. Ia juga bersedia membantu pendirian Universitas Muhammadiyah Malaysia.
“Beliau menyambut baik dan bersedia membantu pendiriannya,” ujar Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu’ti saat dikonfirmasi.
Pertemuan itu juga membahas rencana MoU antara Muhammadiyah dan Menteri Pendidikan Malaysia dalam bidang pendidikan.
“Mereka (Kementerian Pendidikan Malaysia) berminat untuk mengirimkan pelajar Malaysia untuk belajar di Fakultas Kedokteran di perguruan tinggi Muhammadiyah,” jelas Mu’ti.*