Hidayatullah.com– Sejumlah orang mendeklarasikan Solidaritas Ulama Muda Jokowi (SAMAWI) untuk mendukung Joko Widodo meneruskan periode keduanya sebagai Presiden RI.
SAMAWI diklaim sebagai organisasi yang dibentuk para anak muda dari berbagai latar belakang profesi dan organisasi Islam, yang katanya sebagai wujud ijtihad dan ikhtiar politik sekaligus bentuk bakti kepada bangsa, agama, dan negara.
Ada enam aktivis yang membidani SAMAWI dan sekarang duduk sebagai Dewan Pendiri yakni Addin Jauharudin (Cirebon, Jawa Barat), Djihadul Mubaroq (Jawa Tengah), Mulyadi P Tamsir (Kalimantan), Aminuddin Ma’ruf (Jakarta), Ahmad Nawawi (Banten), dan Nizar Ahmad Saputra (Bandung, Jawa Barat).
Saat ini, Samawi disebut sudah terbentuk di 10 wilayah (Aceh, Sumut, Sumbar, Banten, DKI Jakarta, Jabar, Jateng, Jatim, Kalsel, dan NTB).
Pada 10 provinsi ini, Samawi sudah dibentuk kepengurusannya hingga tingkat desa. Organisasi itu disebut terdiri dari tokoh agama, pimpinan pesantren, organisasi kepemudaan, guru madrasah, penceramah, dan para pelajar.
“Alasan kenapa kita para pemuda Islam dan ulama mendukung Jokowi, karena karena alasan rasional dan objektif, di antaranya karena Presiden Jokowi sudah terbukti melakukan kerja-kerja nyata untuk kemajuan Islam baik di Indonesia bahkan dunia,” klaim salah satu Dewan Pendiri SAMAWI Ustadz Ahmad Nawawi di Sentul International Convention Centre (SICC), Jabar, Selasa (10/07/2018) lansir Antara semalam.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) hadir dalam acara Halal Bihalal dan Silaturrahim Nasional Ulama Muda Indonesia.
“Presiden Jokowi juga telah menetapkan 1 Hari Nasional sebagai Hari Santri Nasional. Di samping juga Presiden Jokowi terlibat aktif memperjuangkan perdamaian di Afghanistan, dan konsisten mendukung kemerdekaan Palestina,” klaimnya.
Menurut Sekjen SAMAWI Aminuddin Ma’ruf, setidaknya ada 2 alasan utama yang menjadi kesepakatan para ulama muda untuk kembali mendukung Jokowi pada Pilpres 2019.
“Jokowi dinilai sebagai pemimpin yang pro dan peduli dengan umat beragama khususnya Muslim. Jokowi hampir selalu menyempatkan diri hadir di berbagai agenda-agenda besar yang dihelat oleh banyak organisasi Islam yang ada di Indonesia,” klaimnya.
Alasan kedua terkait pembangunan nasional, menurut dia, Jokowi disebut telah mampu membangun Indonesia di berbagai daerah dengan tanpa melupakan pembangunan di Pulau Jawa.
Samawi menggelar Deklarasi pada Selasa malam di Sentul International Convention Centre (SICC) Kabupaten Bogor yang dirangkai dengan agenda Halal bi Halal dan Silaturrahim Nasional Ulama Muda, dengan mengangkat tema besar “Ulama Muda Merekat Indonesia”.
“Kehadiran Presiden Jokowi dalam agenda silaturahim nasional dan deklarasi ini, merupakan semangat baru bagi Samawi untuk terus memperjuangkan tujuan dan cita-cita kami,” katanya.
Deklarasi dan Silaturahim dihadiri para peserta dari 10 wilayah mulai dari Koordinator Wilayah (Korwil), Koordinator Daerah (Korda), Koordinator Kabupaten (Korkab), Koordinator Kecamatan (Korcam).*