Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Dua Jenazah TKI Terkatung-katung di Taiwan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 3 September 2018 23:10 11:10 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 September 2018 05:00
Bagikan
IIlustrasi] TKI.
Bagikan

Hidayatullah.com– Dua jenazah tenaga kerja Indonesia (TKI) terkatung-katung di Taiwan selama hampir tiga bulan terakhir setelah tidak ada kepastian waktu pemulangan.

“Saya dapat kabar istri saya meninggal pada tanggal 13 Juli 2018, tapi sampai sekarang belum ada kejelasan kapan jenazah dipulangkan,” ujar Yanto (43), suami almarhumah Sri Budi Handayani (32), saat dihubungi dari Beijing, China, Senin (03/09/2018) lansir Antara.

Petani yang tinggal di Desa Purwodadi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, itu beberapa waktu lalu telah dimintai tanda tangan oleh staf Dinas Ketenagakerjaan setempat.

“Dimintai tanda tangan karena Disnaker menganggap saya sebagai ahli warisnya,” ujarnya.

Menurut Yanto, istrinya berangkat ke Taiwan pada akhir 2008. Setelah masa pemotongan gaji selama 10 bulan berakhir sesuai perjanjian kerja di Taiwan, Sri tiba-tiba tidak pernah menghubungi Yanto di Banyuwangi.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Ia mendapat kabar bahwa Sri kabur dari rumah majikan setelah masa pemotongan gaji berakhir dengan alasan tidak betah.

Sejak saat itu Sri berstatus sebagai TKI ilegal karena kabur dan pindah majikan tanpa sepengetahuan agen penempatan kerja di Taiwan.

“Setengah tahun yang lalu tiba-tiba kontak saya dan mengatakan ingin pulang, tapi ke Jember (rumah orang tua Sri),” kata Yanto yang kini tinggal bersama anak semata wayangnya hasil pernikahan dengan Sri.

Ia tidak bisa mencegah keinginan istrinya itu pulang ke rumah orangtuanya, meskipun sudah diingatkan agar menengok anak lelaki tunggalnya yang baru saja masuk SMP.

Yanto mendapatkan kabar dari salah seorang TKI di Taiwan bahwa istrinya meninggal dunia karena gagal ginjal setelah menjalani perawatan selama beberapa hari di Rumah Sakit Taoyuan.

Sementara itu, satu jenazah TKI kaburan lainnya atas nama Alip Muhardi sampai saat ini juga masih berada di Taiwan.

Waktu pemulangan jenazah pelaut asal Pemalang, Jawa Tengah, itu juga tidak jelas.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Indonesia-Taiwanjenazahmajikanpahlawan devisaTaiwantenaga kerja IndonesiaTKITKI di TaiwanWNI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya UAS Diancam, MUI: Negara Harus Turun Tangan
Tulisan selanjutnya Kecam Myanmar, Dunia Mendesak Dua Wartawan Reuters Dibebaskan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Feature
13 Juli 2026 06:38
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?