Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Sandi Didampingi UAS dalam Prosesi Adat

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 5 September 2018 15:06 3:06 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 5 September 2018 15:06
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Bakal calon wakil presiden RI Sandiaga Salahudin Uno didampingi dai kondang Ustadz Abdul Somad (UAS) saat mengikuti acara prosesi adat di Pekanbaru, Riau, pekan ini.

Sandi menerima prosesi adat “tepuk tepung tawar” dari Lembaga Adat Melayu Riau dalam kunjungannya ke Pekanbaru.

Informasi dihimpun hidayatullah.com, hadir dalam prosesi adat ini Ketua Majelis Kerapatan Adat Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau Datuk Al Azhar, Ketua DPH LAM Datuk Syahril Abu Bakar, dua mantan Gubernur Riau Saleh Djasit dan Wan Abu Bakar, serta UAS

“Ustad Abdul Somad, @ustadzabdulsomad sebagai anggota Majelis Kerapatan Adat LAM Riau mengakhiri prosesi adat Tepuk Tepung Tawar, yakni memimpin doa dan juga memberikan nasihat,” tutur Sandi lewat akun Instagramnya, Rabu (04/09/2018).

UAS memberikan pantun nasihat kepada Sandiaga saat prosesi adat “Tepuk Tepung Tawar” di Balat Adat Melayu Riau, Pekanbaru, Selasa sore.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Manusia boleh buat tipu daya, apalah susah bermain kata, apalagi bermain citra. Tapi ada Yang Maha Kuasa, bila dia berkehendak semua nyata. Detak jantungmu dalam kuasanya, bila Dia katakan kun kaupun sirna,” ungkapnya yang bergelar Datuk Seri Ulama Setia Negara ini lansir Antarariau, Rabu (04/09/2018).

UAS juga memberi pantun nasihat kepada Sandiaga Uno tentang amanah yang diberikan Allah.

Diungkapkannya pantun berbunyi, “Kalau mentari duduk di istana tentulah kaki akan melangkah. Kalau Allah titipkan kuasa, jangan angkuh semena-mena. Kalau Allah titipkan kuasa, kaya dan miskin dipandang sama. Kalau Allah tutipkan kuasa, cerdik mulia bodoh dibina. Kalau Allah titipkan kuasa, jangan asyik bersolek rupa. Kalau Allah titipkan kuasa, padi disemai dipetik serta. Kalau Allah titip kuasa, bagilah minyak itu merata-rata.”

Dalam prosesi ini Sandiaga duduk di bangku layaknya pelaminan yang kemudian diolesi telapak tangannya dengan bedak ramuan. Kemudian Sandiaga ditabur oleh masing-masing datuk tersebut termasuk UAS.

“Hari ini rasanya saya jadi manusia paling bahagia. Betapa tidak, sejak saya dilahirkan pada 28 Juni 1969 saya melihat dunia fana ini di Rumbai, Pekanbaru, Riau. Hari inilah puncak kebahagiaan itu,” ungkap Sandiaga.

Sandiaga mengatakan, ia merasa bahagia beriringan kembali melihat kampung halaman, tanah kelahiran, dan akar sejarah keluarganya. Dia terbayang betapa indahnya keluarga kecilnya hidup berbahagia di tanah Melayu Riau.

“Dalam kebahagian tersebut terlintas mimpi di Bumi Riau yang kaya karena rahmat Allah, di bawah minyak di atas pun minyak. Ke depan kita harus perjuangkan barakah rizki ini harus dirasakan dengan majunya ekonomi Riau, tumbuhnya lapangan kerja seluas luasnya dan harga stabil terjangkau,” ungkapnya.

Untuk itu, dia mengajak masyarakat untuk bersatu, damai, berangkulan tangan, berpelukan memberantas kebodohan, dan menyingkirkan kemiskinan.

“Bersatu kita teguh bercerai kita runtuh,” imbuhnya.

Ketua Dewan Pimpinan Lembaga Adat Melayu Riau, Datuk Syahril Abu Bakar, mengatakan, kegiatan terhadap Sandiaga adalah murni acara masyarakat adat. Meski begitu jika ada dampak politik nantinya, itu di luar kemampuannya.

“Tepuk tepung tawar ini murni acara masyarakat adat, tidak ada politik, kalau berdampak politik silakan. Sandiaga Uno sangat prestasi luar biasa di bidang usaha dan beberapa tahun terakhir terjun ke dunia politik, karena terpanggil melihat banyak rakyat butuh pertolongan,” ujarnya.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:capres-cawaprespekanbaruPrabowo-SandiRiauSandiaga UnoUASUstadz Abdul Somad
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kiai Ma’ruf Mundur dari Rais ‘Aam PBNU Habis Penetapan Calon
Tulisan selanjutnya Turki dan Qatar Teken Kesepakatan Kerjasama Ekonomi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Sejarah

Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Sejarah
16 Oktober 2026 09:32
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?