Hidayatullah.com– Pakta Integritas capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang diteken pada Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional 2 merupakan kesepakatan bersama keduanya dengan para ulama dan tokoh nasional.
Demikian keputusan yang ditetapkan dalam sidang pleno II Ijtima Ulama 2 di Hotel Grand Cempaka, Jakarta, Ahad (16/09/2018).
“Pakta Integritas yang ditandatangani oleh calon presiden dan calon wakil presiden ini merupakan kesepakatan bersama antara calon presiden dan wakil presiden dengan para ulama dan tokoh nasional,” demikian bunyi poin pertama hasil keputusan tersebut yang juga dibagikan dan diperoleh hidayatullah.com di lokasi Ijtima Ulama 2, ruang Cempaka II, Ahad sore.
Dengan ditandatanganinya pakta integritas ini, bunyi poin kedua, maka para ulama dan tokoh nasional akan berjuang memenangkan pasangan calon presiden Bapak Prabowo dan wakil presiden Sandiaga Uno.
Kedua poin keputusan tersebut menimbang bahwa Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional adalah sebagai forum musyawarah dalam mengambil keputusan tentang berbagai permasalahan bangsa.
Juga menimbang bahwa untuk menjamin program-program sebagaimana yang dihasilkan dalam Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional pertama (27-29/07/2018) lalu, “maka perlu dinyatakan secara tertulis komitmen calon presiden dan wakil presiden dalam bentuk Pakta Integritas.”
Keputusan tersebut juga atas dasar mengingat sejumlah dalil dalam Al-Qur’an dan Hadits. Antara lain disebutkan Surat Al-Maidah ayat 1, Surat Ali Imran ayat 76, Surat Al-A’raf ayat 96, Surat Al-Hajj ayat 4, dan salah satu Hadits.
“Dari Abdullah bin Umar RA, Rasulullah Shallallahu’ Alaihi Wasallam bersabda: Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpin. Penguasa adalah pemimpin dan setiap laki-laki adalah pemimpin, wanita juga adalah pemimpin atas rumah dan anak suaminya. Sehingga setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpin,” bunyi Hadits tersebut yang diriwayatkan Muttafaqun’alaihi.
Baca: Ijtima, Ulama dan Tokoh Nasional Siap Perjuangkan Prabowo-Sandi
Keputusan Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional 2 itu juga dengan memperhatikan Hasil Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional pertama, saran dan pendapat dari Ketua Dewan Pembina GNPF Ulama Habib Rizieq Shihab (HRS), serta saran dan pendapat dari capres Prabowo dan cawapres Sandiaga.
Adapun 17 poin pakta integritas tersebut sebagaimana salinannya diterima hidayatullah.com dari panitia di lokasi acara silakan baca di sini.*