Hidayatullah.com– Gempa berkekuatan 5,2 skala richter (SR) yang kembali melanda Kota Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (09/10/2018) pagi sempat mewarnai suasana ibadah di masjid Pondok Pesantren Hidayatullah Palu, Kelurahan Tondo, Kecamatan Palu Barat.
Saat bumi bergoyang, jamaah sempat beranjak dari tempat duduk masing-masing.
“Barusan gempa cukup terasa, sampai jamaah berlari, meski tidak sampai meninggalkan masjid,” lapor awak hidayatullah.com Imam di Palu. BMKG mencatat gempa terjadi pada pukul 04.15.47 WIB.
Baca: Tanggap Darurat Akan Berakhir, BMH Koordinatori Pendistribusian Bantuan
Gempa terjadi tidak lama setelah shalat subuh berjamaah selesai. Saat jamaah berdzikir dan belum sampai berdoa, gempa tiba-tiba datang.
“Sesaat saja, tapi sangat terasa,” jelasnya.
Sempat beranjak, jamaah pun kembali ke posisi masing-masing melanjutkan kegiatan di masjid yang sempat terjeda. Kegiatan langsung dilanjutkan dengan pengajian, yang diisi oleh pengarah Tim Aksi Siaga Kemanusiaan (TASK) Hidayatullah Peduli Palu, Akib Junaid.
Baca: Pesantren Hidayatullah Samarinda Siapkan Beasiswa untuk 100 Anak Korban Gempa Sulteng
Dalam tausiyahnya, dai yang pernah lama menetap dan berdakwah di Palu ini mengingatkan jamaah agar tetap waspada akan bencana meskipun jangan membuat takut.
“Bahwa gempa jangan membuat kita takut sekalipun harus siaga dan waspada untuk bisa selamat,” pesannya.
Kampus Hidayatullah Palu juga berfungsi sebagai posko bersama para relawan dari berbagai lembaga, termasuk Sahabat Al-Aqsha, BMH, SAR Hidayatullah, IMS, masyarakat umum, dan sebagainya.
“Info Gempa Mag:5.2, 09-Oct-18 04:15:47 WIB, Lok:0.89 LS,119.93 BT (5 km TimurLaut PALU-SULTENG), Kedlmn:10 Km ::BMKG,” demikian info BMKG.*
Berita gempa dan tsunami Palu bekerjasama dengan Dompet Dakwah Media