Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Menlu: Indonesia Prihatin Perubahan Sikap Sejumlah Negara Atas Palestina

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 9 Januari 2019 20:57 8:57 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 9 Januari 2019 20:57
Bagikan
Bendera Palestina dikibarkan pada Aksi Bela Palestina di kawasan Monas, Jakarta, Ahad (17/12/2017).
Bagikan

Hidayatullah.com– Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi menyatakan keprihatinan Indonesia atas perubahan sikap sejumlah negara terkait penjajahan Zionis “Israel” terhadap bangsa Palestina.

“Indonesia sangat prihatin dengan perubahan sikap beberapa negara yang bertentangan dengan berbagai resolusi PBB yang seharusnya dihormati dan menjadi dasar penyelesaian konflik Israel-Palestina,” ujar Menlu dalam pernyataan pers tahunannya di Jakarta, Rabu (09/01/2019), meskipun tak menyebut negara-negara dimaksud dalam pernyataan pers tahun 2019 itu.

Baca: Wakil RI di PBB: Pengakuan AS atas Yerusalem Ilegal dan Harus Ditolak

Menurut Menlu, di bidang perdamaian, isu Palestina terus menjadi salah satu prioritas politik luar negeri Indonesia.

“Indonesia akan terus berada di barisan depan dalam membantu perjuangan rakyat Palestina. Keberpihakan Indonesia terhadap Palestina tidak pernah surut. Keberpihakan tersebut justru dipertebal pada tahun 2018,” sebutnya.

Baca: Hormati Kunjungan Yahya C Staquf, Konser Koolulam Digelar di Yerusalem

“Keberadaan Konsul Kehormatan Indonesia di Ramallah telah berkontribusi pada upaya meningkatkan hubungan ekonomi dengan Palestina,” sebutnya juga.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Diketahui sebelumnya, Juni 2018 lalu, Amerika Serikat melalui Duta Besar untuk PBB, Nikki Haley, memveto resolusi DK PBB yang menuntut perlindungan internasional terhadap rakyat Palestina dan mengecam kekerasan Zionis “Israel” atas rakyat Gaza, Palestina.

Baca: Australia Akui Yerusalem Barat Ibukota Israel

Desember kemarin, Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengkonfirmasi bahwa pemerintahannya akan mengakui Yerusalem Barat (Baitul Maqdis) sebagai ibu kota Zionis “Israel”.

“Australia sekarang mengakui Yerusalem Barat, di mana Knesset dan banyak institusi pemerintahan berada, adalah ibu kota Israel,” kata Morrison di Sydney, Sabtu (15/12/2018), meskipun demikian, dia mengatakan Kedutaan Australia tidak akan dipindahkan dari Tel Aviv sampai kesepakatan perdamaian dicapai.*

Baca: Mahathir Kecam Keputusan Australia Akui Yerusalem Barat

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatAustraliaBaitul MaqdisIndonesia - PalestinaMenteri Luar NegeripalestinaPBBRetno LP MarsudiYerusalemZionis-Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kardinal Prancis Philippe Barbarin Terdakwa Penyembunyian Kasus Pedofil
Tulisan selanjutnya Warga Sudan Tunjukkan Dukungan Kepada Presiden Omar Al-Bashir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya

Berita
5 September 2026 14:50
Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Kasus Narkoba Wanita Presenter TV Mesir Dihukum Mati Bersama 11 Orang

Terbaru

  • Trump Diam soal Sanksi Inggris terhadap Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Dilaporkan Rusak Sejumlah Jet Tempur AS
  • Silver Economy, Cara Turki Hadapi Naiknya Populasi Lansia
  • Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’
  • Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
  • ‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
  • Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
  • Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York
  • 11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?