Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Takut Kiamat, 52 Warga Ponorogo Pindah ke Malang

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 13 Maret 2019 21:57 9:57 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 Maret 2019 21:57
Bagikan
Salah satu rumah warga Desa Watubonang yang ditinggal pemiiknya pergi ke Malang.
Bagikan

Hidayatullah.com– Kejadian ini bisa dibilang cukup unik. Sebanyak 52 warga dari 15 kepala keluarga (KK) di Desa Watu Bonang, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo, pindah ke Malang, Jawa Timur. Dari kesemua orang itu, 22 di antaranya anak-anak.

Alasan mereka pindah karena menghindari kiamat. Fenomena langka ini viral di media sosial. Dalam sebuah unggahan di Facebook, disebutkan, menyatakan warga Watu Bonang ramai-ramai pindah ke Malang karena takut kiamat.

Namun alasan detailnya kurang jelas. Sejumlah warga bahkan ada yang sampai menjual harta benda berupa rumah dan tanah.

Kepala Dusun Sogi, Kamis (13/03/2019), mengatakan, “Semua warga yang pindah ini tidak ada yang pamitan kepada pihak desa. Jadi kami juga tidak tahu alasan pastinya seperti apa,” kutip INI Network.

Meskipun Sogi mengetahui ada warga yang menjual tanah dan rumah, akan tetapi ia merasa tidak memiliki hak melarang. Apalagi, warga yang pindah tersebut diketahui hendak menuntut ilmu di pondok pesantren.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Sampai saat ini, warga yang pindah tersebut tak ada yang mengurus surat kepindahan. Semua warga tersebut pun masih tercatat sebagai warga Watu Bonang.

Kata Sogi, warga yang pindah itu adalah jamaah sebuah pengajian yang ada di desanya. Namun ia menilai tidak ada yang aneh dalam jamaah pengajian ini. Semua seperti pengajian sebagaimana umumnya.

Ia mengatakan, warga pengajian tersebut juga biasa saja, mereka membaur dengan masyarakat. “Baru tiga tahunan ini pengajian ini diadakan,” imbuhnya.

Meskipun begitu, kepala dusun menyayangkan sikap warga yang pindah dengan mengajak semua saudara hingga anak-anak. Sogi takut jika mereka yang sudah menjual harta bendanya kehabisan bekal. Dari data yang dihimpunnya, ada 3 KK yang sudah menjual tanah dan rumah. Selebihnya masih meninggalkan harta benda di desa.

“Pada saat saya tanya kenapa dijual, mereka bilangnya hanya punya rumah dan tanah, sehingga ya hanya itu yang mereka jual untuk bekal pergi mondok,” terangnya.

Camat Kecamatan Badegan Ringga DH Irawan membenarkan sejumlah warga yang tiba-tiba meninggalkan desa. Ia pun mendengar alasannya adalah isu akan terjadi kiamat. Bersama Babinsa dan Babinkamtibmas, ia masih melakukan penyelidikan atas isu ini.

“Ini isu sensitif. Saat ini kami masih mendata siapa saja yang pindah dan alasannya apa. Pasalnya, masih ada 200 jamaah pengajian di desa tersebut,” tukasnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Desa Watu BonangJawa TimurKiamatmalangPonorogotakut kiamat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kaum Milenial diajak Pilih Pemimpin pro Indonesia Berkeadilan
Tulisan selanjutnya UAS Penuhi Panggilan PN Pekanbaru, Terdakwa Penghina Tak hadir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

genosida bosnia
Berita

Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun

Berita
28 Agustus 2026 02:27
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?