Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

17 Pokok Pikiran Pendidikan API untuk Prabowo-Sandi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 17 Maret 2019 09:24 9:24 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 Maret 2019 09:24
Bagikan
FGD Aliansi Pencerah Indonesia (API) di Jakarta (15/03/2019).
Bagikan

Hidayatullah.com– Aliansi Pencerah Indonesia (API) menyampaikan 17 pokok pikiran bidang pendidikan untuk capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, dalam Focus Group Discussion (FGD) “Kontribusi Pemikiran untuk Pendidikan Indonesia Masa Depan” baru-baru ini.

Ketua Dewan Pengarah API, Suyatno, mengatakan, FGD ini sebagai masukan, baik untuk bahan debat calon wakil presiden Sandiaga Uno, Ahad (17/03/2019) ini, maupun konsep yang menyeluruh untuk pengelolaan pendidikan Indonesia.

Kurang lebih sebanyak 17 pakar, praktisi, dan lembaga-lembaga hadir dalam FGD ini.

“Intinya ke depan pendidikan kita harus menjadi episentrum dalam pembangunan bangsa. Karena pendidikan inilah yang akan mengubah watak bangsa dan negara. Yang akan membuat bangsa jadi kuat itu pendidikan. Jadi jangan sampai pendidikan tidak jadi fokus utama, episentrum,” ujar Suyatno usai FGD di salah satu rumah makan di Jakarta (15/03/2019) ini.

FGD ini membuahkan 17 pokok pikiran API bersama pemangku organisasi pendidikan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Pertama, pendidikan harus dijadikan sebagai agenda utama pembangunan bangsa yang berkemajuan (pendidikan sebagai episentrum), sesuai dengan amanah UUD 1945 yang menempatkan pendidikan sebagai hal yang paling dasar dalam proses pembangunan bangsa, yaitu “mencerdaskan kehidupan bangsa”, sebagaimana dinyatakan dalam alenia keempat pembukaan UUD 1945.

Kedua, membangun pendidikan akan berdampak langsung dalam pembangunan ekonomi secara menyeluruh, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Oleh karena itu anggaran pendidikan harus mendapat porsi yang besar. Bukan sekadar memenuhi kewajiban 20% dari APBN dan APBD (sesuai UUD pasal 31 ayat 4 dan UU Sisdiknas nomor 20 tahun 2003 pasal 49 ayat 1).

Ketiga, negara harus menjamin kemudahan kepada seluruh warga negara untuk dapat mengakses pendidikan seluas dan setinggi mungkin. Oleh karena itu, negara harus mengakhiri dikotomi antara lembaga pendidikan negeri dengan lembaga pendidikan swasta dalam konteks kebijakan negara (anggaran, fasilitas, perizinan, dan lain-lain).

Keempat, kualitas pendidikan harus menekankan kepada kompetensi. Tidak hanya berorientasi pada ijazah. Oleh karena itu diperlukan kurikulum, proses pembelajaran yang efektif dan tepat sasaran sesuai dengan nilai-nilai kebangsaan, kemanusiaan (insan kamil), dan dunia kerja.

Kelima, perlu upaya serius untuk penuntasan kuantitas dan kualitas guru dan dosen secara komprehensif dalam rangka memenuhi kebutuhan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Sehingga Indonesia mampu bersaing dengan pendidikan di negara-negara maju.

Keenam, mendorong peran pemerintah baik pusat maupun daerah untuk mengarusutamakan pendidikan vokasi dengan menyiapkan sarana dan prasarana pendukung yang berkualitas.

Ketujuh, untuk mendukung program pendidikan vokasi perlu menyiapkan Balai Latihan Kerja dan merevitalisasi BLK yang berkualitas; khususnya untuk siswa/ mahasiswa yang drop out dan persiapan kerja.

Kedelapan, memperkuat budaya akademik dan fungsionalisasi perguruan tinggi bagi pembangunan bangsa.

Kesembilan, pemerintah harus lebih memperhatikan perguruan tinggi swasta, karena 75 persen mahasiswa Indonesia ada di perguruan tinggi swasta.

Kesepuluh, pemerintah harus memperkuat dan memastikan bahwa perguruan tinggi dan dunia industri harus menjadi satu kesatuan dalam meningkatkan kompetensi lulusan dan kompetensi tenaga kerja (link and match).

Kesebelas, pemerintahan Prabowo-Sandi (kelak jika terpilih) harus memastikan penyelesaian kejelasan status dan kesejahteraan bagi guru-guru honorer yang sudah lama mengabdi.

Keduabelas, pemerintah Prabowo-Sandi harus memastikan pembangunan sarana-prasarana pendidikan yang masih kurang dan sudah tidak layak.

Ketigabelas, pemerintah Prabowo-Sandi harus memastikan dapat memfasilitasi pendidikan pascasarjana (S2) dengan beasiswa bagi dosen yang masih lulusan S1 yang jumlahnya mencapai sekitar 32.000 orang dan terancam berhenti berdasarkan UU Guru dan Dosen.

Keempatbelas, pemerintah Prabowo-Sandi harus memastikan dapat menyelesaikan sekitar 240.000 tenaga medis dan paramedis yang akan terancam tidak dapat menjalankan profesinya karena uji kompetensi yang dilakukan pemerintah tidak sesuai regulasi yang berlaku.

Kelimabelas, untuk membangun Indonesia masa depan, pendidikan harus mampu menyiapkan SDM bangsa yang berakhlakul karimah (berkarakter), nasionalis, religius, berintegritas tinggi dengan memegang teguh nilai-nilai agama, budaya, dan patriotisme. Oleh karena itu pendidikan agama menjadi basis utama dalam pembangunan pendidikan Indonesia.

Keenambelas, pemerintah harus memberikan perhatian khusus terhadap PAUD sebagai tempat untuk menemukan bakat dan minat, penanaman nilai-nilai melalui praktik beragama (bukan teori) dalam seluruh aktivitas belajar pada anak usia dini serta penanaman nilai-nilai entrepreneur sehingga mampu menciptakan generasi yang mandiri.

Dan ketujuhbelas, pemerintah Prabowo-Sandi harus memastikan jaminan pendidikan bagi penyandang disabilitas dan anak berkebutuhan khusus agar dapat menjadi manusia yang dapat hidup layak dan berperan dalam pembangunan bangsa.* Andi

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aliansi Pencerah IndonesiaapiguruPendidikanPrabowo SubiantoPrabowo-SandiagaSandiaga Uno
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ikatan Ulama-Da’i ASEAN Desak Selandia Baru Jamin Keamanan Muslim
Tulisan selanjutnya Sekum Muhammadiyah Khawatir dengan Reputasi Kementerian Agama

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?