Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Silaturahim Kades dengan Jokowi diduga Kampanye Terselubung

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 Maret 2019 11:21 11:21 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Maret 2019 11:21
Bagikan
Paslon capres 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin dalam debat Pilpres 2019 perdana di Jakarta, Kamis (17/01/2019) malam.
Bagikan

Hidayatullah.com– Penghargaan berupa gelar ‘Bapak Pembangunan Desa’ akan diberikan kepada Presiden Joko Widodo oleh Badan Koordinasi Nasional Pembangunan, Pemerintahan, Pemberdayaan dan Kemasyarakatan Desa (Bakornas P3KD).

Hal itu akan dilakukan dalam acara Silaturahim Nasional (Silatnas) Pemerintahan Desa se-Indonesia pada 30 Maret-3 April. Acara ini diduga kampanye terselubung pihak paslon 01.

Rencana pemberian gelar ‘Bapak Pembangunan Desa’ ke Jokowi ini terus menuai kritik pedas.

Setiap peserta yang hadir pada acara itu dikenai biaya Rp 3 juta. Apabila dihitung sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah Kades se-Indonesia sebanyak lebih dari 80.000,- hitungan kasar untuk acara ini uang yang dibutuhkan dari iuran peserta sekitar Rp 240 miliar, angka ini belum ongkos lainnya.

Kritikan datang antara lain dari mantan Politisi Partai Demokrat, Andi Arief. Ia menilai, mobilisasi seluruh kepala desa untuk menghadiri silatnas lebih baik diurungkan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Mobilisasi seluruh kepala desa dengan decoy silaturahmi nasional untuk gelar raja pembangunan desa buat Pak Jokowi lebih baik dibatalkan, bukan hanya itu penipuan karena soal belum pantas bergelar, tetapi udang di balik modus sudah jadi gerundelan. Menghina Orde Reformasi,” tulis Andi Arief pada laman resminya, Jakarta, Rabu (20/03/2019).

Sedangkan, Juru Kampanye Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo – Sandi, Nizar Zahro juga meminta Capres petahana Jokowi setop mengklaim sebagai pihak yang paling punya andil terkait dana desa. Nizar menegaskan, dana desa bukanlah keputusan sepihak pemerintah karena sudah menjadi amanah undang-undang (UU).

Politikus Partai Gerindra itu menilai, selain perintah UU Desa, besaran dana desa di APBN juga ditentukan bersama DPR RI.

“Jadi, jangan klaim-klaim sepihak,” ujarnya di Jakarta, Selasa kemarin kutip INI-Net, Rabu.

Nizar menyampaikan, dana desa adalah uang rakyat. Jadi wajar saja jika dana tersebut diolah untuk rakyat. Oleh karena itu, tidak etis bagi pemerintahan Presiden Jokowi terus mengklaim soal dana desa.

“Apalagi ada upaya memanfaatkan dana desa untuk kampanye terselubung, itu sudah menyalahi aturan,” ungkap politisi asal Madura tersebut.

Bahkan, ujar Nizar, memanfaatkan dana desa untuk kampanye terselubung merupakan pengkhianatan kepada rakyat.

“Jangan utak-atik dana desa melalui penyalahgunaan kekuasaan,” katanya.

Sementara itu, Ketua panitia acara tersebut, Muhammad Asri Anas membantah jika acara Silatnas itu bernuansa politik. Menurutnya, acara tersebut tidak diinisiasi oleh kementerian atau lembaga negara tertentu, melainkan oleh Bakornas P3KD yang memiliki badan hukum.

Asri mengamini bahwa Bakornas P3KD berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, serta Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Menurut anggapannya, hal itu tidak ada yang salah.

Seluruh perangkat desa memang dibina oleh lembaga-lembaga tersebut, khususnya Kemendagri dan Kemendes PDTT. Selain itu, setiap ormas yang ada di Indonesia juga dibawahi oleh Kemendagri.

“Tapi kalau ada asumsi Silaturahmi Nasional diberikan anggaran oleh lembaga negara, enggak benar itu. Enggak benar. Tuduhan itu enggak mengenakkan,” bantah Asri kutip CNN Indonesia, Selasa kemarin.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:dana desaJoko widodoJokowiJokowi-Ma'rufkampanyekepala desaPilpres 2019
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya OKI Menggelar Pertemuan Darurat Pasca Serangan Teror Masjid Selandia Baru
Tulisan selanjutnya Senator DKI: Kenapa DPRD Tak Kunjung Setujui Pelepasan Saham Bir?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?