Hidayatullah.com– Muhammadiyah mengimbau seluruh pihak menggunakan hari-hari menjelang dan sesudah pemilu sebagai peluang terbaik untuk menciptakan suasana yang betul-betul tenang, aman, damai, dan baik.
“Manfaatkan waktu yang baik tersebut sebagai momentum menumbuhkan spiritualitas kolektif untuk merekat ikatan persaudaraan dan menurunkan tensi ketegangan politik sehingga pada hari pelaksanaan Pemilu benar-benar kondusif,” imbau Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti, dalam konferensi pers di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, pada Senin (15/04/2019).
Baca: Prihatin Surat Suara Tercoblos, Muhammadiyah Malaysia Minta Pemilu Jujur-Adil
Muhammadiyah menegaskan, semua pihak harus menaati ketentuan yang berlaku serta tidak melakukan pergerakan atau aktivitas politik apapun yang dapat mengganggu ketenangan serta mencederai proses Pemilu.
Muhammadiyah mengimbau masyarakat mendukung terciptanya suasana yang tenang serta menghindari perseteruan.
“Media sosial dan media massa hendaknya digunakan untuk ikut menciptakan suasana yang kondusif dan harmonis serta terhindar dari penyebaran berita atau informasi hoax, perseteruan, dan hal-hal yang dapat memanaskan situasi pelaksanaan Pemilu,” imbau Mu’ti.
Baca: 2 Tahun Kasus Novel Tak Terungkap, Muhammadiyah Pertanyakan Jokowi & Kapolri
Pemilihan Umum termasuk Pemilihan Presiden akan digelar pada Rabu, 17 April 2019 alias besok lusa. Saat ini sedang memasuki masa tenang setelah beberapa bulan lalu digelar kampanye politik di berbagai daerah.
Pilpres 2019 diikuti dua pasangan capres-cawapres 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno.* Andi