Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pemilu 2019 Telan 225 Korban Jiwa, PKS: Ini Duka Nasional

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 26 April 2019 07:43 7:43 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 26 April 2019 07:43
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya para petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang telah berjuang menyelenggarakan Pemilu 2019.

“Ini duka nasional. Kita semua ikut berduka cita dengan wafatnya para pejuang demokrasi yang telah bekerja sangat keras menyelenggarakan pemilu,” papar Sohibul di kantor DPP PKS, Jakarta, dalam siaran pers PKS kepada hidayatullah.com, Kamis (25/04/2019).

Mantan wakil ketua DPR RI ini mengajak seluruh pemangku kepentingan di negeri ini untuk sama-sama melakukan evaluasi total terkait penyelenggaraan pemilu serentak dengan sistem proporsional dengan terbuka seperti saat ini.

Baca: Djoko Santoso: Sistem Pemilu 2019 Paling Jelek, Banyak Korban

Pemilu serentak Pileg dan Pilpres dengan sistem seperti sekarang, ujar dia, ternyata membebani penyelenggara di tingkat bawah.

“Sementara sistem proporsional terbuka mengakibatkan ‘pasar bebas’ yang menguras sumberdaya partai. Kita bisa evaluasi dengan kembali ke sistem proporsional tertutup,” ujar Sohibul.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Mantan rektor Universitas Paramadina ini juga mengusulkan agar ke depan dipikirkan terkait opsi penggunaan teknologi informasi dalam menyelenggarakan pemilu.

“Penggunaan teknologi informasi E-voting seperti yang sudah berjalan di India bisa jadi opsi yang bisa kita kaji bersama. Tentunya kebijakan ini butuh investasi baik dari sisi infrastruktur maupun SDM nya,”ujarnya.

Penggunaan E-voting, kata Sohibul, juga bisa dibarengi gagasan pembiayaan saksi oleh negara, sehingga biaya politik yang tinggi bisa ditekan dan pengawalan suara lebih efektif efesien.

Baca: Sudah 225 Orang Petugas KPPS Meninggal di Pemilu 2019

Sohibul Iman juga mengucapkan rasa duka cita yang mendalam atas meninggalnya beberapa orang saksi PKS atau putra putri Saksi PKS yang meninggal saat menjalankan tugas mengawal suara di TPS.

“Saya baru menjenguk salah seorang korban di desa Citarik, Sukabumi. Namanya Pak Maman, usia 42 tahun. Saksi PKS yang luar biasa bertanggung jawab. Beliau meninggal saat menjalankan tugasnya mengawal suara di TPS. Semoga Allah Subhanahu Wata’ala menerima amal baik beliau dan keluarganya diberikan kesabaran,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, jumlah petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia pada penyelenggaraan Pemilu 2019 bertambah menjadi 225 orang tercatat oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Jumlah korban itu berdasarkan pada data yang masuk ke KPU per Kamis (25/04/2019) hingga pukul 18.00 WIB.

Menurut Komisioner KPU, Viryan, angka itu melonjak naik dari jumlah sebelummya yang berjumlah 144 orang yang tercatat pada Rabu (24/04/2019).

“Data hingga pukul 18.00 WIB sebanyak 225 petugas KPPS wafat dalam bertugas,” sebut Viryan saat dihubungi wartawan, Kamis (25/04/2019).

Baca: KPU: 54 Petugas Pemilu Meninggal karena Kelelahan & Kecelakaan

Viryan pun merinci petugas KPPS yang turut mengalami sakit sejumlah 1.470 orang. Sehingga, total keseluruhan antara petugas yang meninggal dan sakit sebanyak 1.695 orang.

“Jumlah petugas yang sakit sampai saat ini berjumlah 1.470 sehingga keseluruhan totalnya saat ini 1.695,” kata dia.

Terpisah, menurut Komisioner KPU, Wahyu Setiawan, pemerintah tidak akan abai dan bertanggung jawab untuk mengulurkan bantuan terhadap keluarga korban. “Udah nanti negara yang bertanggung jawab,” kata dia.

Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Djoko Santoso menilai penyelenggaraan Pemilu 2019 merupakan paling jelek karena banyak memakan korban.

“Ya itu sistem pemilu yang paling jelek itu,” kata dia pada acara syukuran dan konsolidasi pengawalan dan pengamanan kemenangan Prabowo-Sandi di Pedepokan Silat TMII, Jakarta Timur, Rabu (24/04/2019).*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BPN Prabowo-SandiDjoko SantosoKPUMohamad Sohibul ImanPemilu 2019Pilpres 2019PKS
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 400.000 Formulir C1 Berhasil Dikumpulkan BPN Prabowo-Sandi
Tulisan selanjutnya Peretas Website KPU Ditawari Kerja di Mabes Polri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?