Hidayatullah.com– Salah seorang Muslim Australia turut menunjukkan kepeduliannya terhadap korban kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Hal ini diungkapkan oleh Ketua PKS Malaysia Ali Sophian.
Muslim Australia tersebut merupakan bagian dari para dermawan yang turut menyumbang untuk korban karhutla. Donasi itu digalang oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di negara-negara Asia Pasifik.
Ali mengatakan, dana yang terkumpul dari penggalangan tersebut berjumlah lebih dari Rp 150 juta. Selain itu, juga diperoleh 70 tabung oxycan.
“(Sumbangan itu) tidak hanya berasal dari kader dan simpatisan, namun juga warga negara lokal yang mempercayakannya kepada PKS. Di Australia misalnya, seorang Muslim warga Australia memberikan bantuan sejumlah 1.000 dolar Australia,” ujar Ali kepada hidayatullah.com, semalam, Kamis (03/10/2019) dalam siaran persnya.
Jika kurs 1 dolar Australia setara Rp 9.559,60, maka 1.000 dolar Australia setara Rp 9.559.600.
Baca: PKS Mancanegara Galang Rp150 Juta untuk Korban Karhutla
Selain di Australia, warga masyarakat di Taiwan juga turut unjuk kepedulian terhadap korban karhutla di Indonesia.
“Di Taiwan, kader PKS mengadakan gerakan #Gerakan50NT untuk mendorong setiap kader berdonasi. NT adalah mata uang Taiwan, di mana 1 NT bernilai sekitar 450 rupiah,” ujar Ali.
Sementara di Malaysia, para TKI pun tidak kalah sigapnya, mereka tergerak dan ingin membantu saudara mereka di tanah air dengan memberikan donasinya.
Ketua PKS Jepang, Endriyanto menyatakan, setelah televisi Indonesia menayangkan wawancara para warga yang mendapatkan bantuan dari posko pengungsi dan posko kesehatan yang dibuat oleh PKS Riau, PKS Jepang membuka penggalangan dana mulai tanggal 18-30 September 2019.
“Alhamdulillah antusias masyarakat Indonesia yang berdomisili di Jepang sangat besar dalam membantu saudara-saudara di Riau sehingga bisa terkumpul dana bantuan Rp 17 juta lebih,” ungkapnya.
Ketua PKS Jepang juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi dalam penggalangan dana ini.
Ratusan juta rupiah bantuan itu dikumpulkan kader, simpatisan PKS, dan masyarakat di negara-negara Asia Pasifik, termasuk Australia, Jepang, Taiwan, Brunei, Korea Selatan, China, dan Malaysia.*