Kisah nyata ini bisa menjadi pelajaran. Salah seorang warga meninggal dunia sehabis berhubungan seks dengan wanita panggilan di salah satu penginapan kawasan Muara Tami, Kota Jayapura, Papua, Selasa pekan ini.
Warga bernama Andarias Rambasalu (AR), 55 tahun, tersebut merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Keerom. Belum diketahui penyebab pasti meninggalnya pria ini.
Namun menurut informasi saksi, SR (45 tahun), AR mengkonsumsi obat kuat sebelum berhubungan intim dengannya di kamar penginapan itu.
Menurut Kapolres Kota Jayapura, AKBP Gustav R Urbinas yang membenarkan kejadian itu saat dikonfirmasi, Rabu (06/11/2019), pihak kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan soal penyebab kematian AR.
“Kasusnya masih dalam penanganan penyidik Polsek Muara Tami,” ujar mantan Kapolres Jayapura ini kutip Pospapua.com, Rabu.
Menurt Gustav, jenazah korban telah disemayamkan di rumah duka. Berdasarkan rencana jenazah dipulangkan ke kampung halaman untuk dimakamkan. “Jenazah sudah dibawa pulang, rencana akan dimakamkan di Toraja,” sebutnya.
Hingga kemarin memang belum bisa dipastikan penyebab meninggalnya korban, karena dari visum dokter tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Dugaan awal kepolisian, AR meninggal akibat over dosis dalam mengkonsumsi obat kuat.
Berdasarkan keterangan saksi SR, kata Gustav, AR sempat mengalami kejang-kejang disusul mulutnya mengeluarkan busa.
SR pun mengaku sudah berupaya memberikan napas buatan terhadap pelanggan seksnya tersebut. “Korban sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat, namun tidak tertolong,” sebutnya.
Selain saksi dari wanita panggilan tadi, Polsek Muara Tami pun telah mengumpulkan keterangan dari pihak keluarga. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari pihak keluarga, AR punya riwayat penyakit jantung dan darah tinggi.
“Kami masih akan dalami lagi kematian korban. Memang menurut informasi anak korban, ada riwayat penyakit jantung dan darah tinggi,” ungkapnya.
Dai kondang Ustadz Abdul Somad dalam ceramahnya di sebuah tabligh akbar berpesan kepada umat manusia untuk mempersiapkan bekal semasa hidup sebelum dipanggil oleh Allah. “Kau singgah di sini (hidup, red) berapa lama, dan yang akan kau bawa mati apa?” ujarnya, pertengahan 2019. Dalam banyak ceramahnya, UAS juga berpesan kepada umat Islam untuk mempersiapkan bekal sebanyak dan sebaik mungkin sebelum ajal menjemput.*