Hidayatullah.com– Sebanyak 475 orang meninggal dunia dan 108 orang hilang akibat bencana yang terjadi sepanjang tahun 2019 ini berdasarkan catatatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
“Sepanjang 2019, terjadi 3.622 bencana. Selain korban meninggal dunia dan hilang, 3.408 orang luka-luka dan enam juta orang mengungsi,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat BNPB Agus Wibowo di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (18/12/2019).
Menurut BNPB, provinsi yang paling banyak mengalami bencana adalah Jawa Tengah yaitu sebanyak 859 kejadian, Jawa Barat (672 kejadian), dan Jawa Timur (582 kejadian).
Sementara kabupaten/kota yang paling banyak mengalami bencana yaitu Kabupaten Bogor (128 kejadian), Kota Semarang (78 kejadian), dan Kabupaten Magelang (65 kejadian).
Menurut Agus, seperti tahun-tahun sebelumnya, bencana yang terjadi sepanjang 2019 hingga 16 Desember kebanyakan bencana hidrometeorologi, yaitu sebanyak 3.586 kejadian atau 99 persen. Sisanya, 36 kejadian atau hanya 1 persen merupakan bencana geologi.
Walaupun hanya 36 kejadian, bencana geologi terutama gempa bumi menyebabkan dampak yang besar. Sepanjang 2019 terjadi gempa merusak sebanyak 29 kali.
“Akibat gempa 69 orang meninggal duia, 1.905 orang luka-luka, dan 311.874 orang mengungsi. Gempa juga menyebabkan 21.554 unit rumah rusak,” sebutnya kutip Antaranews.
Katanya, BNPB telah menggunakan pagu dana siap pakai untuk penanggulangan bencana sebesar Rp 7,188 triliun. Dari total dana siap pakai itu, paling banyak digunakan untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan, yaitu Rp 3,8 triliun.*