Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Baru 3.502 Dosen Perguruan Tinggi Islam yang Bergelar Doktor

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 18 Desember 2019 21:40 9:40 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 19 Desember 2019 05:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Sampai saat ini, baru belasan persen atau baru sebanyak 3.502 dosen di perguruan tinggi Islam yang sudah bergelar doktor. Demikian menurut data Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Ditjen Pendidikan Islam.

“Saat ini hanya terdapat sekitar 12 persen (3.502) dosen PTKI yang sudah meraih gelar doktor; 82 persen (23.461) lainnya masih berada di level magister dan 6 persen yang masih S1 (.1514),” dikutip dari siaran pers Kementerian diterima hidayatullah.com di Jakarta pada Rabu (18/12/2019).

Terkait itu sebelumnya Direktorat PTKI Ditjen Pendidikan Islam menggelar 5th Anniversary Program 5000 Doktor di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (17/12/2019). Pada kesempatan ini, digelar pula peluncuran Integrated Master-Doktor (IMD).

Program ini, menurut Kemenag, dirancang untuk memberikan kesempatan kepada para alumni terbaik Perguruan Tinggi Keagamaan Islam agar dapat menempuh jenjang pendidikan master (S2) lanjut doktor di luar negeri. Program ini akan ditempuh selama 4.5 tahun (9 semester).

Menurut Dirjen Pendidikan Islam, Kamarudin Amin, para lulusan program IMD ini nantinya wajib kembali ke Indonesia dan akan ditempatkan di kampus-kampus PTKI sebagai staf pengajar atau membantu memberikan pelayanan kepada masyarakat di Kemenag.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Untuk mendapatkan kandidat yang akan mengikuti program ini, kami sebelumnya menyelenggarakan program talent scouting (pencarian bakat) dengan menjaring beberapa orang kandidat terbaik yang berasal dari lulusan terbaik di kampus-kampus PTKI di seluruh Indonesia,” ujarnya dalam sambutannya.

“Mereka inilah yang akan menjadi calon peserta program IMD ini. Di samping itu, kami juga membuka kesempatan seluas-luasnya bagi lulusan PTKI lain yang memenuhi kualifikasi untuk dapat mengikuti program ini,” lanjutnya.

Diinformasikan, pelaksanaan Program 5000 Doktor Luar Negeri telah berjalan dalam rentang waktu perjalanan 5 tahun dari 2014-2019. Program ini muncul dilatarbelakangi oleh paling tidak tiga hal: Pertama, yaitu mendukung penuh arah dan tujuan pembangunan yang telah dicanangkan Presiden Joko Widodo untuk mencipatakan Indonesia maju melalui sumber daya manusia unggul.

Kedua, menurut Kemenag, yaitu kebutuhan untuk terus meningkatkan kualitas Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam agar mendapatkan pengakuan global dan penguatan daya saing lingkup ASEAN melalui peningkatan kualitas tenaga pendidik dan kependidikan PTKI.

Ketiga, yakni untuk mendukung transformasi institusi di lingkungan PTKI.

Menurut Kamaruddin, jumlah penerima beasiswa (awardee) program 5000 Doktor Luar negeri sampai saat ini 538 orang, baik melalui skema beasiswa penuh maupun bantuan penyelesaian studi yang menempuh studi di 24 negara di seluruh dunia dan tersebar di 98 kampus. Sejak diluncurkannya pada 2014 , sampai saat ini sudah ada 84 orang alumni yang sudah kembali ke Indonesia.

Pada rentang waktu 5 tahun, disebutkan bahwa Program 5000 Doktor telah mengembangkan program-program inovatif. Selain program beasiswa regular dimana penerima beasiswa bisa memilih untuk menempuh studi doktoralnya di kampus-kampus terbaik di dunia, terdapat juga skema beasiswa customized program dimana para penerima beasiswa bisa menentukan pilihan studi di kampus-kampus yang telah menjadi mitra Kemenag.

Adapun beberapa skema beasiswa yang telah dikembangkan antara lain: MoARIS dengan kampus di australia (MoRA-ATN Research and Innovation Scholarship (MoARIS) and Special Pathways Leading to Ph.D (SPLP), Belanda (MoRA-Leiden Scholarship on Religion and Society), Canada (MoRA-McGill Scholarship on Religion and Society), Inggris (MoRA-Coventry Scholarship on Trust, Peace, and Social Relations), Mesir (Mora-Canal Suez university scholarship on Arabic teaching; Mora-Institute of Arab Research & Studies (IARS) Arab League Scholarship on Philology), Prancis (MoRA-France Scholarship on Applied Science and Technology).

“Kami juga telah menginisiasi kerja sama-kerja sama baru dengan kampus-kampus di negara Maroko (Ibn Tufayl University, Universitas Qurowiyun) Korea Selatan (SKKU University ) Amerika Serikat, Selandia Baru, Irlandia, dan lain-lain. Beberapa manfaat dari bentuk kerja sama dengan mitra kampus di luar negeri ini antara lain, kandidat mendapatkan program pelatihan bahasa di negara tujuan, sistem monitoring serta evaluasi yang lebih terstruktur di samping juga kementerian agama dapat lebih fokus pada pengiriman dosen dengan bidang-bidang tertentu yang menjadi kebutuhan dan prioritas pada PTKI,” sebutnya.

Menurut Kamaruddin, di masa yang akan datang program kerja sama itu akan terus ditingkatkan dengan beberapa kampus luar negeri sesuai dengan kebutuhan peningkatan kualitas PTKI di Indonesia.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:doktordosenKemenagMASTERpendidikan islamperguruan tinggi islamPTKI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya BKsPPI: Pesantren Sebarkan Ajaran Islam Redam Isu Radikalisme
Tulisan selanjutnya Menag Tekankan Pentingnya Amalkan Nilai Agama dalam Bertoleransi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Feature
13 Juli 2026 06:38
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?