Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

DDII Ajak Ormas Islam Bergandengan, Jadikan Dakwah sebagai Primadona

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 4 Oktober 2020 09:15 9:15 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Oktober 2020 09:05
Bagikan
KH Didin Hafidhuddin
Bagikan

Hidayatullah.com– Ketua Pembina Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII) yang juga Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia, Prof KH Didin Hafidhuddin, mengatakan dakwah harus menjadi kegiatan primadona.

“Dakwah harus dijadikan primadona dan hal paling utama dalam setiap kegiatan kita karena tanpa dakwah tidak mungkin ada kebaikan,” kata Didin pada Webinar Series 06 – Pra Munas V Hidayatullah disiarkan live melalui kanal Youtube Hidayatullah ID, Sabtu (03/10/2020).

Didin mengimbuhkan, kalau umat tidak bertanggungjawab, acuh tak acuh dan tidak terlibat dalam kegiatan dakwah maka akan melanggengkan kemunkaran yang bisa meruntuhkan peradaban manusia.

Dia menegaskan bahwa dakwah adalah bagian yang sangat penting dalam kehidupan umat. Maju mundur umat sangat tergantung pada kegiatan dakwah. “Bahkan predikat khairah ummah dikaitan dengan dakwah,” ujarnya seraya menukil Al-Qur’an Surah Ali Imran ayat 110.

Dalam pada itu, Ketua Umum Badan Kerjasama Pondok Pesantren Indonesia (BKsPPI) ini mengingatkan bahwasanya dakwah adalah kemuliaan, yang karena itu, pelakunya akan berhadapan dengan ragam tantangan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Dakwah mulia maka karena itu banyak tantangannya. Tentu banyak hambatannya, tidak ada yang mulia yang dilakukan secara santai. Pasti banyak godaan,” kata Didin.

Oleh karena itu, Didin menilai, umat sekarang ini berusaha melakukan kegiatan dakwah dalam barisan rapi dan teratur dalam manajemen dan jamaah yang rapi yang saling mendukung dan menguatkan.

“Jangan ini kita menjad singel fighter. Menjadi pemain tunggal itu cepat capek dan berat. Cepat bosan. Problem begitu banyak sementara potensi yang dimiliki sedikit,” katanya.

Baca: Psikolog: Kenapa Anak Dikasih Gadget dari Kecil?

Makanya, imbuh dia, pendakwah perlu berada di barisan yang teratur untuk melakukan dakwah secara berjamaah. Apalagi sekarang ini ada tantangan dakwah yang sangat masif seperti banyak terjadi islamofobia.

Di antara tantangan itu, Didin menyebutkan tiga hal yang telah difatwakan oleh MUI pada tahun 2005 sebagai paham yang haram diikuti umat Islam yaitu sekularisme, pluralisme agama, dan liberalisme agama.

“Olehnya, dalam kegiatan dakwah ini kita harus bergerak bersama sama memadukan berbagai kekuatan yang ada. Saling menghargai dan saling menguatkan satu sama lain,” katanya.

Dia mengimbuhkan semua organisasi harus bergandengan tangan, “kita akan kuat Insya Allah jika bergandengan tangan”.

Didin pun menyarankan, agar dapat berjalan dengan baik, efektif, dan efesien maka perlu ada spesialisasi dalam dakwah ini. Misalnya, dia mencontohkan, harus ada kelompok yang concern pada masalah pemikiran agar memiliki ketangguhan wacana.

“Yang dakwah di pedalaman juga mesti ada dan mesti kuat. Begitu juga dakwah di bidang pendidikan, harus berkualitas pendidikan yang kita bangun. Demikian pula yang lainnya,” tukasnya.

Prof Didin kembali mengingatkan, kalau satu pendakwah merasa lebih baik daripada pendakwah yang lain, merasa lebih unggul dibandingkan yang lain, maka dakwah ini tidak akan jalan. Sehingga perlu saling bersinergi.

“Sinergi itu ketika menyatu hati kita. Sehingga setiap jamaah melakukan apa yang menjadi keunggulannya kemudian didukung yang lainnya. Sinegri harus mengarah ke sana,” pungkasnya.

Webinar bertajuk “Dakwah Manhaji: Mengajak, Membela, Dan Bersama Umat Membangun Jamaah” ini juga menghadirkan narasumber anggota Dewan Penasihat Pimpinan Umum (DPPU) Hidayatullah Ust Hamim Thohari dan dipandu oleh Pimpinan Pesantren Tahfidz Qur’an Putra Al Kautsar Cibinong Munawwir Baddu.

Sebagai informasi, pada Ahad (04/10/2020) pagi ini, dalam rangka menyambut Munas V Hidayatullah, digelar tabligh akbar oleh Muslimat Hidayatullah (Mushida) bertajuk “Kiprah Ummatahul Mukminin dalam Membangun Peradaban Islam” mulai pukul 08.10 WIB hingga selesai, bisa disaksikan di kanal Youtube Hidayatullah.ID.* (Ainuddin)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:daidakwahddiiDidin HafidhuddinMunas V Hidayatullahormas Islam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengungsi Rohingya Galang Dana buat Penganut Buddha yang Mengungsi Karena Kekerasan Militer Myanmar
Tulisan selanjutnya Keteladan Pemimpin DDII: Kisah Mohammad Natsir Menyelamatkan NKRI

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?