Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pengungsi Rohingya Galang Dana buat Penganut Buddha yang Mengungsi Karena Kekerasan Militer Myanmar

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 4 Oktober 2020 08:29 8:29 am
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 4 Oktober 2020 08:29
Bagikan
[Ilustrasi] Bocah-bocah dan wanita pengungsi Rohingya di kamp pengungsian di Ukhiya, Kutapalong, Cox’s Bazar. Foto:Hidayatullah.com
Bagikan

Hidayatullah.com—Para pengungsi Rohingya di Bangladesh memilih untuk mengesampingkan perjuangan hidup mereka demi membantu para penganut Hindu yang juga menjadi pengungsi akibat tindakan keras pemerintah Myanmar di Rakhine, para pemimpin Rohingya mengatakan kepada Anadolu Agency pada Jumat (2/10/2020).

Serangan militer terhadap negara bagian di Myanmar barat itu telah membuat hampir 200.000 orang, sebagian dari mereka penduduk sipil Buddha, sejak 2018 ketika kelompok pemberontak Buddha Arakan Army (AA) memulai pemberontakan mereka melawan angkatan bersenjata Myanmar.

“Kita semua adalah manusia, kita dan penganut Buddha di Arakan [Rakhine] semuanya berasal dari negara yang sama, terlepas dari identitas etnis kita,” Mohammad Kamal Hossain, seorang pemuda Rohingya yang tinggal di kamp pengungsi Kutupalong di distrik Cox’s Bazar, Bangladesh tenggara mengatakan kepada Anadolu Agency.

“Mereka pernah berbagi kesedihan kami dan membantu kami selama pembantaian tahun 2017 [oleh militer Myanmar]. Sekarang kami melakukan apa yang kami bisa untuk mendukung mereka pada saat mereka membutuhkan.”

Sebuah tim yang terdiri lebih dari 150 pemuda Rohingya, sebagian besar pelajar, mengumpulkan sumbangan dari sesama pengungsi di kamp-kamp di Cox’s Bazar, tempat lebih dari satu juta orang Rohingya telah menetap.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tim yang menyebut diri mereka Jaringan Pendidikan dan Masyarakat Altruisme Arakan itu berhasil menggalang dana hingga 500.000 Kyat Myanmar ($383) dan mengirimnya ke para pengungsi Buddha melalui kerabat mereka, kata Hossain.

“Kami selalu berhubungan dengan teman-teman kami di Rakhine dan akan selalu mendukung orang-orang sebangsa kami, terlepas dari identitas agama atau etnis kami,” katanya.

Awal tahun ini, masyarakat Rohingya di Sittwe, ibu kota Negara Bagian Rakhine, menyumbangkan 300.000 Kyat Myanmar ($230) untuk membantu orang lain yang telah mengungsi.

Bulan lalu, 29 kelompok advokasi Rohingya di seluruh dunia mengumumkan solidaritas mereka dengan warga sipil Rakhine lainnya yang dianiaya oleh tentara Myanmar.

“Perjuangan kami untuk keadilan adalah perjuangan untuk semua orang yang telah terbunuh, terluka atau dianiaya oleh Tatmadaw,” bunyi pernyataan bersama itu, merujuk pada sebutan Militer dalam bahasa Myanmar.

Pernyataan bersama itu menyebut militer melakukan “kejahatan perang dan kekejaman” terhadap warga sipil Rakhine.

“Bagi kami Rohingya, kejahatan ini sangat familiar,” katanya. “Kami berdiri dalam solidaritas dengan saudara dan saudari Rakhine kami.”

Operasi militer pada 2017 memaksa sekitar 750.000 Rohingya melarikan diri dari Rakhine ke Bangladesh dalam kekerasan yang sekarang membuat Myanmar menghadapi dakwaan genosida di pengadilan tinggi PBB.

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:genosidamyanmarpengungsiRakhineRohingya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lima Fakta Tentang Donald Trump yang Terkonfirmasi Positif Covid-19
Tulisan selanjutnya DDII Ajak Ormas Islam Bergandengan, Jadikan Dakwah sebagai Primadona

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Berita
13 Juli 2026 16:30
Dua Topan Mendera China dalam Sepekan Hampir 2 Juta Orang Dievakuasi
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?