Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Jangan Biarkan Murobithah Berjuang Sendirian!

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 Maret 2021 08:50 8:50 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Maret 2021 08:50
Bagikan
Zeina Amro
Bagikan

Hidayatullah.com —Bagaimana perasaan Anda bila di depan rumah Anda ada sebuah masjid, dan Anda bisa melihat kubahnya dengan jelas, namun Anda tak diizinkan memasukinya? Sedih, sudah pasti!

Rasa sedih itu akan bertambah berkali-kali lipat bila ternyata masjid tersebut adalah satu di antara tiga masjid di dunia ini yang diperbolehkan Allah Ta’ala untuk bersusah-susah mendatanginya. Rasa itu bahkan berubah menjadi geram manakala pihak yang tidak membolehkan Anda mendatangi masjid yang penuh berkah itu adalah tentara Zionis Israel.

Adalah Zena Said, warga Palestina yang tinggal di kawasan Al-Quds, yang merasakan kesedihan dan kegeraman luar biasa itu. Rumahnya tak jauh dari Masjid al-Aqsha. Tak sampai sepelemparan batu.

Namun, kata Zena saat bercerita dalam webinar bertajuk Duka Perempuan dan Anak al-Quds yang diselenggarakan oleh Koalisi Perempuan Indonesia untuk Al-Quds dan Palestina Sabtu (13/3/2021), ia dan sejumlah perempuan Palestina tak boleh lagi mendekati Masjid al-Aqsha. Padahal sebelumnya Zena adalah perempuan penjaga Masjid Al-Aqsha (murobithah).

Baca: Perempuan Berompi Kuning ‘Penjaga Masjid al Aqsha’

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Murobithah sebetulnya tidak berbahaya secara fisik. Sebab, kata Zena, mereka tidak dibekali senjata apa pun. Tugas mereka hanya berjaga-jaga agar masjid al-Aqsha tidak kosong. Mereka berjaga selama 24 jam. Bergantian. Jika salah satu dari mereka keluar dari masjid maka akan selalu ada yang masuk menggantikannya.

Di dalam masjid tersebut para murobithah ini melakukan kegiatan apa saja. Mulai dari membaca al-Qur’an, mengikuti taklim, bahkan juga memasak dan mengajar anak-anak mereka. Namun, ketika ada orang Yahudi yang mendekat ke Masjid al-Aqsha, mereka akan sigap untuk meneriakkan takbir sehingga orang-orang Yahudi ini segera menjauh ketakutan.

Zena Said

Selain itu, para murobithah ini gencar memberi nasehat kepada warga Palestina yang berdiam di tanah al-Quds, khususnya di sekitar Masjid al-Aqsha, agar tidak tergiur bujuk rayu Zionis Yahudi untuk menjual tanahnya. Justru mereka harus bertahan agar tanah kaum Muslim tidak dicaplok oleh Yahudi sehingga akses untuk memasuki Masjid al-Aqsha kian sulit.

Meski para murobithah ini tak memanggul senjata, namun tentara Zionis begitu takut dengan aksi mereka. Tak heran bila para murabithah ini menjadi target utama tentara Zionis untuk diciduk. Bila ada indikasi pelanggaran sedikit saja, mereka langsung ditangkap. Lalu, nama mereka dimasukkan dalam daftar hitam dan dilarang memasuki Masjid al-Aqsha lagi.

Baca:  Al Jazeera: Inilah Para Pengawal Masjidil Aqsha

Inilah yang terjadi dengan Zena. Suatu hari beberapa tahun silam, ia dipukul dengan senjata oleh tentara Zionis Yahudi sampai pingsan.  Tulang rahang dan giginya patah. Lalu, namanya dimasukkan dalam daftar hitam.

Menurut Zena, bangsa Yahudi akan menjalankan apa saja untuk merebut al-Quds dari kaum Muslim. Mereka berupaya agar Kota al-Quds hanya dihuni oleh kaum Yahudi saja. “Mereka ingin menghilangkan Islam dari al-Quds,” kata Zena.

Mereka juga mengintimidasi kaum Muslim yang masih bermukin di Kota al-Quds. Mereka kerap menghancurkan rumah-rumah kaum Muslim dengan alasan tak memiliki izin. Padahal, Israel sendiri tidak memberi izin kepada warga Palestina untuk mendirikan bangunan.

‘Relawan Perempuan Penjaga Masjidil Aqsha’, mengenakan rompi kuning, menjaga kegiatan ibadah selama bulan puasa suci Ramadhan di kompleks Masjid Al-Aqsha di Baitul Maqdis (Jerusalem) pada 26 Mei 2019.

Saat mereka menghancurkan rumah-rumah warga Palestina, kata Zena lagi, mereka tak peduli apakah di dalamnya ada anak-anak dan wanita, atau ada orang yang sakit. Rumah mereka tetap dihancurkan dengan alat-alat berat.

Namun, beberapa dari kaum Muslim tetap bertahan di tanah miliknya. Mereka mendirikan tenda di antara puing-puing rumah mereka yang roboh. Mereka tidak ingin al-Quds pada akhirnya jatuh ke tangan Yahudi.

Rumah Zena juga tak luput dari penghancuran. Untunglah dia masih bisa mempertahankan setengahnya.

Baca: Kaum Muslimah Tak Lelah Ribath di Baitul Maqdis

Selain itu, kata Zena, tentara Zionis sering menculik anak-anak mereka. Setiap kali para ibu melepas anak-anaknya ke sekolah, mereka sering merasa khawatir apakah anaknya akan pulang atau hilang. Zena sendiri kehilangan buah hatinya yang berusia 10 tahun.

Ia tak tahu di mana anaknya kini berada.  Ia khawatir, anaknya disesatkan akidahnya, atau dirusak otaknya. Zena lebih memilih anaknya syahid ketimbang anaknya diculik lalu dirusak akidahnya.

“Saya tidak bisa menggambarkan bagaimana menderitanya anak-anak dan wanita di Kota al-Quds. Sebab, realitanya akan lebih dari yang saya gambarkan,” jelas Zena.

Masjid al-Aqsha, tempat terjadinya Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, adalah masjid yang penuh dengan keberkahan. Allah Ta’ala berfirman dalam al-Qur’an surat al-Isra [17] ayat 1, “Maha Suci (Allah) yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari MAsjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.”

Para murobithah, dengan segala keterbatasannya, telah memantaskan dirinya di hadapan Allah Ta’ala bahwa mereka benar-benar penjaga al-Aqsha. Lalu di mana kita saat mereka berjuang? Jangan biarkan mereka berjuang sendirian.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Masjid Al Aqshamurabithunpenjaga masjid al AqshaPerempuan Penjaga Masjid Al-Aqsha
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kelompok Separatis Kamerun Menculik untuk Mendapatkan Uang
Tulisan selanjutnya Gubernur Anies Resmikan Masjid Ar Ra’uf di Kantor Pusat Transjakarta

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Berita
4 Juni 2026 14:01
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?