Hidayatullah.com — Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengajak kepada seluruh umat Islam agar menyalurkan zakat, infak, sedekah melalui lembaga-lembaga resmi. Hal itu tertuang dalam Taushiyah Majelis Ulama Indonesia Menyambut Idul Fitri 1442 H Nomor: Kep-880/DP-MUI/V/2021. Taushiyah itu telah ditandatangani Ketua Umum MU KH Miftachul Akhyar dan Sekretaris Jenderal H. Amirsyah Tambunan tertanggal 03 Mei 2021.
“MUI mengimbau agar dalam pembagian zakat, infak, sedekah dilakukan dengan menyalurkannya melalui lembaga yang resmi seperti Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Lembaga Amil Zakat lainnya,” tulis taushiyah MUI yang diterima Hidayatullah.com, pada Kamis (06/05/2021).
Jika di satu daerah tidak memungkinkan lewat lembaga resmi, zakat, infak dan sedekah dapat disalurkan langsung kepada para mustahiq. Namun harus dengan perencanaan yang baik agar tidak menimbulkan dampak negatif, terutama terkait kondisi di masa pandemi.
“Jika (penyaluran lewat lembaga resmi) tidak dapat dilakukan, dapat disampaikan langsung kepada para mustahiq, dengan perencanaan yang baik dan benar. Dikoordinasikan dengan aparat keamanan terkait, supaya tidak menimbulkan dampak negatif yang tidak diinginkan,” lanjut taushiyah MUI tersebut.