Hidayatullah.com–Muhammadiyah baru-baru ini mendapat fitnah dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Seorang buzzer menfitnah Muhammadiyah dengan mengatakan telah melakukan penyelewengan donasi Palestina.
Hal itu kemudian menjadi trending di media sosial, lantaran banyak buzzer dan akun-akun yang menyerang bahkan memfitnah aksi kemanusiaan yang di pelopori Muhammadiyah tersebut. Mengetahui hal itu, Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah atau disingkat KOKAM Jawa Barat dan KOKAM Bekasi lantas melakukan tracing dan berhasil menemukan pelaku penyebar fitnah.
Melansir dari akun Instagram @muhammadiyah_muda, terunggah video klarifikasi dan permohonan maaf seorang lelaki paruh baya bernama Joko Harto. Berdasarkan keterangan unggahan, pria itu diketahui memfitnah Muhammadiyah dengan menyebut Muhammadiyah melakukan penyelewengan donasi Palestina.
“Permintaan maaf atas fitnah kepada Muhammadiyah yang menyelewengkan Donasi,”tulis keterangan akun tersebut seperti yang dikutip Hidayatullah.com, Kamis (27/05/2021).
Dalam video unggahan tersebut, Joko Harto tampak meminta maaf kepada Perserikatan Muhammadiyah terkait pernyataan postingan di Facebook. “Bismillahirrahmanirrahim, pada hari ini Selasa 25 Mei 2021, saya yang bertanda tangan di bawah ini, nama Harto, tempat tanggal lahir Bekasi 11-11-1969. Memohon maaf kepada Perserikatan Muhammadiyah terkait pernyataan postingan di Facebook berita Muhammadiyah kumpulkan dana donasi Rp7 miliar rupiah bantu Palestina yang saya katakan bahwa ada penyelewengan dan tidak transparan dalam pengeluarannya,” kata pria tersebut.
“Surat pernyataan mohon maaf ini dibuat dengan sadar dan ikhlas untuk klarifikasi permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Yang bersangkutan, saya Harto. Demikian, surat pernyataan saya, atas di berinya permohonan maaf saya ucapkan terima kasih. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,” pungkasnya.
Sebagaimana diberitakan beberapa hari lalu penghimpunan donasi Palestina oleh Muhammadiyah menjadi trending di media sosial, banyak buzzer dan akun yang menyerang bahkan memfitnah aksi kemanusiaan Muhammadiyah termasuk yang dilakukan Joko Harto melalu comment di Fanspage Berita Satu.
Hari minggu kemarin netizen Muhammadiyah sudah “tamasya” ke Fanspage tersebut untuk mengcounter fitnah para buzzer dan akun tak bertanggung jawab termasuk komentar Joko Harto,” tulis keteragan dari IG @muhammadiyah_muda.
Mengetahui Penghimpunan Donasi Palestina oleh Muhammadiyah difitnah, KOKAM Jawa Barat dan KOKAM Bekasi lantas melakukan tracing dan berhasil menemukan Joko Harto. Dalam pertemuan di Gedung PDM Bekasi, JH membuat surat pernyataan dan meminta maaf kepada Persyarikatan Muhammadiyah serta mengucapkan terima kasih kepada KOKAM dengan pendekatan humanis menyelesaikan kekeliruan yang telah dilakukan,”tutup keterangan tersebut.
Sebelum ini, organisasi Islam terbesar di Indonesia ini telah berhasil mengumpulkan dana sekitar lebih dari Rp7 miliar untuk membantu Palestina. Dana dikumpulkanm melalui jejaring Lazismu (Lembaga Amil Zakat Infaq Sedekah Muhammadiyah).*