Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Zaitun Rasmin: Pajak Pendidikan Membunuh Pondok Pesantren

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 13 Juni 2021 13:02 1:02 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 Juni 2021 13:02
Bagikan
KH Zaitun Rasmin (kanan) dalam konferensi pers di kantor MUI, Jakarta, Kamis (09/01/2020).
Bagikan

Hidayatullah.com–Rencana pemerintah memungut PPN (pajak pertambahan nilai) dari bidang pendidikan harus dibatalkan. Sebab hal tersebut melanggar UUD’45 yang disusun para pendiri negara kita. Bahkan pajak pendidikan dapat ‘membunuh’ ribuan pondok pesantren yang didirikan ormas-ormas Islam di seluruh Indonesia.

Wakil Sekretaris Dewan Pertimbangan MUI Pusat, Dr. KH. Muhammad Zaitun Rasmin,  mengatakan, pendidikan merupakan amanah penting dalam pembukaan UUD’45, dan merupakan salah satu tujuan didirikannya Negara Kesatuan Republik Indonesia, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. Untuk mencapai tujuan tersebut, pemerintah perlu serius menjalankan program yang dicantumkan pada pasal 31 ayat (2) UUD’45, bahwa pemerintah wajib membiayai pendidikan dasar setiap warga negara Indonesia.

“Jadi pemerintah harus membiayai agar anak-anak Indonesia bisa mengenyam pendidikan tanpa membebani ekonomi orangtua mereka. Bukannya malah memajaki lembaga-lembaga pendidikan, yang nanti berimbas pada kenaikan SPP, dan pada akhirnya semakin membebani orangtua siswa,” kata Zaitun Rasmin Ahad (13/6/2021).

Ketua Umum Majelis Da’i dan Ulama se-Asia Tenggara ini mengungkapkan, ribuan pondok pesantren yang tersebar dari Sabang hingga Merauke akan ‘mati’ jika pajak pendidikan diberlakukan. “Hampir semua (pondok) pesantren diselenggarakan secara swadaya oleh Muhammadiyah, NU, dan ormas-ormas Islam lainnya. Ormas-ormas tersebut harus mencari sumbangan dari berbagai pihak agar para guru bisa diupah. Selain itu biaya-biaya operasional rutin seperti listrik dan air bersih di pondok-pondok pesantren pun tetap harus dibayar. Jika hanya mengharap SPP dari orangtua santri saja, pasti biaya-biaya tersebut tidak akan dapat ditutupi,” jelas Zaitun Rasmin.

Pajak pendidikan, menurut Zaitun Rasmin, akan membuat pondok-pondok pesantren yang di dalamnya juga mengelola sekolah formal tingkat SD atau madrasah ibtidaiyah hingga SMA atau madrasah aliyah, akan semakin dibebani biaya. Tentunya, mau – tidak mau, suka – tidak suka, pondok pesantren akan menaikkan SPP bagi santrinya, yang pasti dirasakan berat oleh orangtua santri.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Dampak buruknya, banyak orangtua santri yang menarik anak-anak mereka dari (pondok) pesantren, sehingga (pondok) pesantren menjadi kekurangan santri, yang pada akhirnya, (pondok) pesantren tidak diminati lagi, dan pelan-pelan akan mati,” kata Zaitun Rasmin.

Zaitun Rasmin yang pernah mengajar di Universitas Islam Tokyo menyatakan, bahwa seharusnya pemerintah menambah anggaran pendidikan dalam RAPBN, agar lembaga-lembaga pendidikan swasta, termasuk pondok-pondok pesantren yang dikelola secara swadaya oleh ormas-ormas Islam dapat ‘suntikan’ bantuan biaya operasional lebih besar lagi.

“Memang selama ini sudah ada BOS (Bantuan Operasional sekolah), KIP (Kartu Indonesia Pintar), dan bantuan-bantuan teknis lainnya yang diberikan pemerintah. Tapi bantuan-bantuan tersebut belum merata, bahkan diyakini masih banyak lembaga pendidikan yang belum menerima BOS, dan tidak sedikit siswa yang belum menerima KIP,” pungkas Zaitun Rasmin.*/Emnorha

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:pajak pendidikanPondok PesantrenPPNZaitun Rasmin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Azerbaijan Tukar 15 Tawanan Armenia dengan Peta Lokasi Ranjau Darat
Tulisan selanjutnya ARM HA-IPB Resmi Menjadi Yayasan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?