Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Kasus Covid-19 Alami Lonjakan, IDI Minta Pemerintah Terapkan Lockdown

Bambang S
Terakhir diupdate: 15 Juni 2021 22:09 10:09 pm
Bambang S
Dipublikasikan 16 Juni 2021 05:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof. Zubairi Djoerban meminta pemerintah untuk menerapkan lockdown. Hal itu diambil menyusul lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia, khususnya di DKI Jakarta dan Kudus, Jawa Tengah.

Kata lockdown yang dimaksud Prof Zubairi sebagai pengganti istilah Perlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro. Sebab menurutnya kata lockdown lebih tegas.

“Didasari melonjaknya kasus Covid-19 dan rawat inap, saya merasa Indonesia butuh istilah baru sebagai ganti PPKM Mikro. Saya rekomendasikan kata lockdown saja agar monitoringnya lebih tegas dan lebih serius, meski isi konten kebijakannya tidak jauh beda dengan PPKM,” ujar Prof. Zubairi dalam cuitannya di Twitter, seperti dikutip Hidayatullah.com, Selasa (15/06/2021).

Dokter yang akrab disapa prof. Beri itu mengatakan istilah ‘lockdown’ perlu digunakan, untuk mengubah gaya bahasa baru pemerintah yang menegaskan ke masyarakat bahwa kasus Covid-19 di Indonesia perlu jadi perhatian serius.

Dengan mengganti istilah PPKM menjadi lockdown ini, kata Prof. Zubairi, pemerintah tetap bisa menerapkan aturan yang sama dengan sebelumnya. Namun penggunaan lockdown, diyakini akan mendapat tanggapan serius oleh masyarakat.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Apalagi kata Prof. Beri, lonjakan kasus Covid-19 di Kudus dipengaruhi varian Delta, yang pertama kali ditemukan di India. Varian ini lebih cepat menular, dari satu orang bisa menginfeksi 5 orang sekaligus.

“Bukan hanya varian baru, kasus Covid-19 pasca lebaran, kasus yang tidak terdeteksi lewat tes juga pengaruhi lonjakan kasus Covid-19,” kata Profesor Spesialis Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) ini.

Untuk mengendalikan kasus Covid-19 tidak semakin parah, maka yang harus dilakukan adalah menerapkan kebijakan dan aturan yang dibuat dengan sebenar-benarnya dan tegas.

“Karena kan yang sudah-sudah kebijakan aturannya sudah bagus, tapi kenyataan di lapangannya atau praktiknya yang enggak bagus,” pungkas Prof. Beri.*

Redaktur: Bambang S
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:IDI Surabayalockdownpandemi Covid-19Satgas Covid-19 IDI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pinangki Pakar Pidana: Vonis 4 Tahun Pinangki Patut Dipertanyakan
Tulisan selanjutnya Iron Dome Israel Arab ‘Israel’ Siagakan Iron Dome Jelang Pawai Bendera Kontroversial Ekstremis Yahudi di Yerusalem

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Berita
15 Oktober 2026 14:10
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Terbaru

  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?