Hidayatullah.com — Hari Keluarga Nasional (Harganas) diperingati setiap 29 Juni. Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher mengingatkan pemerintah agar mencermati peningkatan angka stunting di tengah pandemi Covid-19 akibat kurangnya suplay makanan bergizi seimbang.
“Pemerintah perlu mencermati agar tidak terjadi kekurangan suplay makanan bernutrisi dan bergizi seimbang yang dibutuhkan masyarakat dan keluarga. Kendala dalam distribusi bahan makanan dapat berdampak buruk pada upaya pencegahan dan penurunan angka stunting di Indonesia,” kata Netty, Selasa (29/06/2021).
Netty meminta pemerintah agar mengontrol dan mengendalikan distribusi bahan makanan ke seluruh negeri. “Kebijakan pengetatan mobilitas untuk pengendalian pandemi dalam satu tahun terakhir, pasti berdampak terhadap distribusi bahan makanan ke berbagai daerah, terutama daerah yang sulit dijangkau. Pastikan bahan makanan tersedia cukup di setiap daerah,” ujarnya.
Politisi PKS ini juga meminta pemerintah agar membuat kebijakan ekonomi pro keluarga agar upaya penurunan angka stunting berhasil.
“Dampak pandemi telah membuat banyak keluarga Indonesia kehilangan penghasilan sehingga menurunkan kemampuan menyediakan pangan sehat dan bergizi untuk anak-anak. Seharusnya pemerintah membuat kebijakan ekonomi pro keluarga yang konkret guna menyelamatkan anak-anak Indonesia dari intaian gizi buruk dan stunting. Tidak boleh lagi terjadi, bansos untuk keluarga pra sejahtera malah dikorupsi,” papar Netty.
Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Barat (2008 – 2018) ini juga meminta pemerintah agar memerhatikan upaya pelayanan dasar, seperti posyandu, yang selama ini cukup berperan dalam memantau tumbuh kembang balita di banyak daerah.
“Pandemi membuat banyak posyandu tutup dan tidak memberikan pelayanan pada keluarga untuk memantau pertumbuhan berat badan (BB) dan tinggi badan (TB) balita. Pemerintah harus menyiasati bentuk pelayanan lain agar kita tidak panen gizi buruk dan stunting setelah pandemi,” tambahnya.
Oleh karena itu, Wakil Ketua Fraklsi PKS DPR RI ini meminta agar peringatan Harganas yang mengangkat tema “Keluarga Keren Cegah Stunting” dapat menjadi momentum agar pencegahan stunting bisa lebih optimal.
“Jadikan peringatan Harganas sebagai momentum dalam mencegah stunting dengan langkah jelas dan konkret, bukan hanya kegiatan simbolik dan seremonial,” tandasnya.*