Hidayatullah.com- Kejadian viral marahnya Menteri Sosial Tri Rismaharini (Mensos Risma) kepada seorang staf di lingkup Pemerintah Provinsi Gorontalo turut mengundang reaksi para netizen (warganet).
Hari ini, Sabtu (02/10/2021) pantauan hidayatullah.com, sosok Bu Risma, demikian dikenal, jadi trending topic se-Indonesia. Warganet ramai-ramai menyoroti sikap mantan Wali Kota Surabaya tersebut. Ini bukan pertama kalinya Risma marah-marah selama menjadi pejabat.
“Bu Mxnsxs kok marah mulu yak.. Heuheu,” tulis akun @AlanHendratna di Twitter pada Sabtu.
“Ia bu, jangan dimarahi, kalau PKH gak cair PNS aman2 saja kok. Gak perlu marah belain orang2 yg dapat PKH,” tulis @fatur_wae mengomentari pemberitaan sebuah media online tentang sikap viral Mensos Risma.
Aktivis yang juga pemerhati politik, Nursyamsa Hadis, turut mengomentari sikap Mensos Risma tersebut. Anggota DPD RI 2004-2009 asal Kalimantan Timur ini mengajak Risma agar tidak mengulang gaya komunikasinya tersebut, apalagi Risma merupakan seorang pejabat negara.
“Ibu Mensos @KemensosRI semoga Ibu sehat dan sukses selalu bersama keluarga. Mhn maaf jika berkenan baiknya gaya komunikasi seperti ini tdk terulang kembali. Para pemimpin harus menjadi contoh bagi rakyat. Cc
@republikaonline @timescoid @gontornews @majalahSM @hidcom,” ujarnya lewat akunnya Nursyamsa Hadis @nursyamsahadis, Sabtu (02/10/2021) pantauan hidayatullah.com.
Ibu Mensos @KemensosRI semoga Ibu sehat dan sukses selalu bersama keluarga. Mhn maaf jika berkenan baiknya gaya komunikasi seperti ini tdk terulang kembali. Para pemimpin harus menjadi contoh bagi rakyat. Cc @republikaonline @timescoid @gontornews @majalahSM @hidcom pic.twitter.com/OwHPLUDWIs
— Nursyamsa Hadis (@nursyamsahadis) October 2, 2021
Akun @ekowboy2 turut mengomentari Mensos yang juga politisi PDI Perjuangan itu:
“Marah di depan umum bukan memperingatkan tapi mempermalukan
Marah terus menerus bukan tegas tapi gangguan psikologis
Marah sampai mau nembak itu bukan pemimpin tapi coboy….”
Ada juga warganet yang tampaknya memberikan nasihat kepada sang Mensos:
“Bu risma…
Ingat ibu di rumah ya
Santun lbh baik
Marah tapi boleh kok,” tulis @kursikosong_01.
“Punya pejabat tukang marah” kok bangga? Ga elegant bgt,” tulis @Ridanulantary1.
“Udah lah Bu, kok marah marah terus ya,” kicau @ervins09.
Pada sisi lain, ada juga warganet yang mungkin “membela” sikap marah-marah sang menterinya Presiden Joko Widodo tersebut.
“Disyukuri saja, ga banyak lho yang dimarahi menteri di muka umum itu. lagian juga ga banyak menteri yang suka bermain drama di tempat umum dengan marah2 kaya gitu. kok bisa ya? marah itu menyakitkan diri sendiri selain orang lain,” tulis @jogjapokeid.
“Harusnya bok sendiri yg dampingi bu risma. Dan bpk langsung balik marah ke bu risma, terserah mau nembak pake apa. Tu aja kok repot,” tulis @sfi4ns.
Sebelumnya, dalam video yang viral di berbagai media sosial, tampak Mensos Tri Rismaharini marah-marah dalam sebuah rapat di Gorontalo. Risma disebut naik pitam dikarenakan urusan data.
Kala itu, pengamatan hidayatullah.com pada video yang viral, pada mulanya seorang pria yang berdiri di jejeran kursi sisi kanan depan Risma tampak tengah berbicara. Sesekali ia melihat telegon genggam di tangannya. Tak berapa lama, Risma lantas menanggapi pernyataan pria itu. “Jadi bukan kita coret ya,” kata Risma sambil memegang mik, seperti dalam video.
“Bukan!” jawab pria yang bicara itu.
Lantas, Risma beranjak dari kursinya, lalu berjalan ke arah barisan kursi di sisi depan kirinya. Di situ, terdapat seorang pria lain berbaju merah. “Kamu tak tembak kamu ya, kamu tak tembak,” ujar Risma sambil berjalan dengan mengarahkan tangannya ke arah pria berbaju merah itu. Di tangan Risma tampak ada sebuah benda kecil mirip pulpen.
Melihat situasi itu, sempat terdengar suara tawa dari peserta rapat. Namun tiba-tiba suasana jadi berubah.
Sembari tetap memegang benda tersebut, Risma mengarahkan tangannya ke dada pria baju merah tadi. Kena dorongan itu, membuat sang pria tampak terduduk lalu mencoba berdiri. Begitu berdiri, Risma kembali mengulangi gerakan serupa mendorong dada pria itu yang membuatnya terduduk lagi.
Setelah itu, Risma melontarkan sejumlah kata-kata masih dengan nada emosional kepada pria yang barusan ditunjuk dan didorongnya. Risma lalu kembali duduk ke kursinya di bagian depan ruang rapat.
Menteri sosial bu Risma lagi marah marah saat kunjungan ke gorontalo pic.twitter.com/95TzuEJyzc
— GUNTUR PULUHULAWA (@numadayana) September 30, 2021
Kepala Dinas Sosial Provinsi Gorontalo Muhammad Nadjamuddin menyebut, kemarahan Mensos Risma itu terlontar kepada seorang petugas koordinator Program Keluarga Harapan (PKH). Marahnya Risma sempat membuat suasana rapat menjadi tidak enak. Bahkan, para petugas tak mau lagi bicara menyampaikan kesulitan mengenai pemberian bantuan sosial (bansos).
“Situasi (saat rapat, red) jadi tidak enak. Sehingga teman-teman PKH ini tidak mau berkomunikasi, sudah tidak enak lagi, ‘kok kita menyampaikan persoalan kenapa ibu marah-marah’,” kata Nadjamuddin dikutip VOI pada Sabtu (02/10/2021). Kejadian marahnya Risma itu berlangsung pada Jumat (30/09/2021).
Diketahui, pada rapat itu, Risma pun menyampaikan, pihaknya tidak pernah mencoret data penerima bansos dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Pihaknya justru memperbarui dan menambah data itu secara berkala.
“Data-data itu yang sering kamu fitnah! Itu saya yang kena. DTKS dicoret, saya tidak pernah nyoret, semua daerah kita tambah, ngapain aku nyoret?” sebut Risma.*