Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Limbah Farmasi di Teluk Jakarta, DPR Dorong Pemerintah Ambil Langkah Nyata

Bambang S
Terakhir diupdate: 8 Oktober 2021 14:32 2:32 pm
Bambang S
Dipublikasikan 8 Oktober 2021 14:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan menegaskan, temuan kandungan paracetamol yang terkandung dalam laut di Teluk Jakarta itu dikhawatirkan menimbulkan dampak buruk yang berkepanjangan. Untuk itu, DPR RI meminta pemerintah segera ambil langkah konkret penanganan pencemaran lingkungan dari limbah farmasi. Sebagai bidang yang turut mengawasi kebijakan lingkungan,

“Pemerintah harus segera membuat langkah nyata, solusi sebaik-baiknya terhadap temuan kandungan paracetamol di laut Jakarta. Jangan sampai pencemaran lingkungan ini berdampak besar terhadap kehidupan masyarakat,” ujar Daniel seperti melansir laman resmi DPR, Jumat (08/10/2021).

Politisi Fraksi PKB itu menekankan kolaborasi lintas instansi harus turut segera dilakukan guna mempercepat penyelesaian masalah tersebut. Menurutnya, tidak hanya ditemukan konsentrasi paracetamol yang tinggi namun juga terdapat cemaran logam di Teluk Jakarta. Jika dibiarkan, maka paparan dari efek tersebut akan merusak ekosistem serta membahayakan alam dan manusia.

“Kita tidak ingin pencemaran lingkungan ini mendatangkan masalah kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Mengingat banyak warga di sekitar yang mencari nafkah dengan memanfaatkan laut Teluk Jakarta. Solusi yang hadir juga harus mengedepankan penyelamatan terhadap biota laut. Kami mendorong secepatnya Teluk Jakarta dibersihkan dari cemaran tersebut,” tegas Daniel.

Sebagai informasi, berdasarkan temuan gabungan peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan University of Brighton UK ditemukan sebagian Teluk Jakarta mengandung konsentrasi Paracetamol, obat pereda demam dan nyeri, di Teluk Jakarta relatif tinggi dibandingkan dengan pantai-pantai di belahan dunia, yakni 420-610 nanogram per liter (ng/L).

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Akibat temuan itu, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) membentuk tim kerja untuk menangani permasalahan pencemaran lingkungan di Jakarta. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta juga telah mengambil sampel air laut di dua lokasi yang disebut tercemar kandungan paracetamol, yaitu Angke dan Ancol.

Akan tetapi, hingga saat ini masih belum diketahui sumber pencemaran lingkungan di Teluk Jakarta. Namun untuk tahap awal, dugaan sementara kandungan paracetamol itu bersumber dari ekresi konsumsi masyarakat yang berlebihan, limbah dari rumah sakit, dan industri farmasi. Peneliti juga mengungkap kemungkinan sumber pencemaran bukan hanya dari warga Jakarta, tapi juga dari kawasan sekitar seperti Bogor, Bekasi dan Depok.

Bahkan 60-80 persen pencemaran diprediksi datangnya dari daratan (land based) seperti pembuangan sampah obat paracetamol kedaluwarsa.Meski begitu, tidak menutup kemungkinan pencemaran diakibatkan oleh kebocoran industri farmasi. Daniel mengatakan, cemaran paracetamol juga bisa akibat manajemen penanganan limbah yang kurang baik sehingga membuat kotoran tidak terurai dengan baik.

Adanya kemungkinan tersebut, Daniel berharap pemerintah bersama stakeholder terkait menyelidiki kemungkinan ada oknum-oknum pengumpul bahan berbahaya dan beracun (B3). Dirinya mengingatkan pengelolaan limbah B3 sudah memiliki aturan tersendiri dan adanya ancaman pidana jika ditemukan keteledoran.

“Persoalan ini memang menjadi tantangan besar untuk kita semua. Maka diperlukan edukasi kepada masyarakat dan pelaku industri kesehatan tentang optimalisasi pengolahan limbah industri farmasi serta pemanfaatan dan pemeliharaan sumber daya air. Selain itu, Perlu law enforcement terhadap pelanggar limbah farmasi baik rumah tangga, apartemen, pelaku wellness industry dan hospitality industry,” terang Legislator dari Dapil Kalimantan Barat itu.

Di sisi lain, Dia menilai Indonesia masih memiliki tanggung jawab menyelesaikan isu limbah farmasi yang kurang mendapatkan perhatian dan penanganan khusus, baik dari rumah sakit, ataupun industri farmasi. Padahal, limbah B3 seperti obat yang kedaluwarsa butuh pengelolaan khusus agar tidak mencemari dan merusak lingkungan hidup.

Diketahui, Angke dan Ancol berada di muara dua sungai besar, yaitu Angke dan Ciliwung yang berfungsi sebagai penampung limbah rumah tangga dan industri. Meski harus ada penelitian lebih lanjut, cemaran Paracetamol di Teluk Jakarta dapat menimbulkan dampak terhadap keamanan pangan dan perikanan yang ada di daerah tersebut. Sehingga perlu hadirnya teknologi pengelolaan limbah yang akurat agar masyarakat, termasuk tenaga kesehatan terjamin kesehatannya.

“Teluk Jakarta ini kan pasar sentral untuk produk laut. Masalah ini memunculkan kekhawatiran di masyarakat, terutama apakah ikan yang dikonsumsi dari kawasan tersebut aman. Pemerintah harus memberi penjelasan lebih komprehensif sehingga masyarakat tenang,” tutup Daniel.*

Redaktur: Bambang S
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Daniel JohanlimbahPencemaran lingkunganTeluk Jakarta
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya moderasi beragama Gus Hamid tentang Moderasi Beragama dan Islam Washatiyah
Tulisan selanjutnya DPR Setujui Amnesti Saiful Mahdi, Dosen yang Dipenjara Karena Pesan WhatsApp

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?