Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Muhammadiyah Serukan Kader Kembali Pada Alquran dan Sunnah, Tapi Tidak dengan Kering dan Tekstual

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 11 Oktober 2021 15:50 3:50 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 Oktober 2021 16:00
Bagikan
Muhammadiyah Hidayatullah
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir.
Bagikan

Hidayatullah.com— Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir menyeru agar para mubaligh, kader, anggota dan pimpinan Muhammadiyah pahami pandangan keagamaan organisasi masyarakat tersebut.

Muhammadiyah, menurut Haedar, sesuai manhaj Tarjih memiliki tiga kombinasi pendekatan yang harus dilakukan secara integral (menyeluruh), yakni pendekatan bayani (dalil), burhani (disiplin ilmu), dan irfani (hikmah).

Di antara tiga pendekatan itu, pendekatan secara bayani melalui Alquran dan Sunnah sejatinya tidak bersifat letterlijk atau tekstual, tapi juga mengembangkan ijtihad.

Dalam penutupan Baitul Arqam PWM Sulawesi Selatan, Ahad (10/10), Haedar mengungkakan:

“Nah ini harus menjadi patokan. Sehingga nanti ketika ada orang ingin menyampaikan bahwa ar ruju’ ilal Qura’n dan sunnah (kembali kepada Al-Qur’an dan Sunnah) itu kosong, itu tidak benar. Jelas isi, yakni dengan kita mencoba memahami berbagai tafsir, berbagai pandangan, tapi kemudian Tarjih mencari kodifikasi yang kuat dengan tiga pendekatan tadi,” katanya, dilansir oleh laman resmi Muhammadiyah.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Untuk memahami dalil, Muhammadiyah menurut Haedar menggunakan berbagai macam tafsir hingga pembedahan detail kata yang dilakukan secara jama’i (organisasi) sehingga potensi kesalahan terminimalisir.

“Nah ini agar kita tidak goyah ketika ada banyak kritik. Kritik kita terima tapi itulah rujukan kita. Tapi juga jangan kering rujukan kita selain Alquran dan Sunnah. Tidak membaca secara mendalam, secara bayani, burhani, dan irfani yang interkoneksi, nah itulah yang dikritik orang. Ar ruju ilal quran dan sunnah tapi kok kita tidak mendalam, tidak luas, tidak multi aspek,” ingat Haedar.

Dengan pemahaman interkoneksi ini, Haedar percaya para mubaligh, kader, anggota, dan pimpinan Muhammadiyah akan memiliki bingkai yang kokoh dalam ber-Muhammadiyah.

“Sehingga dengan bayani, burhani, dan irfani itu kita bisa mencandera, mengikat paham dan memahaminya secara mendalam, sehingga itulah yang akan menjadi rujukan kita. Berbagai tafsir, aliran itu kita pelajari dan jangan malah tidak kita pelajari. Supaya apa? supaya wawasan kita luas. Tapi dengan berbagai pendekatan tadi insyaallah kita sampai pada substantsi yang kita yakini benar di dalam rujukan kita memahami Alquran, Assunah maupun Islam secara keseluruhan,” tegasnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:haedar NashirmanhajMuhammadiyahTarjih
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya FBI Ringkus Insinyur Nuklir US Navy yang Berusaha Jual Rahasia Kapal Selam AS
Tulisan selanjutnya Ketua MUI Anggap Keputusan Menggeser Libur Maulid Tak Relevan, Mengingat Kondisi Darurat Sudah Reda

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Berita
31 Agustus 2026 17:47
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?