Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Anggota DPR Usul Bentuk Pansus Selamatkan Maskapai Garuda

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 9 November 2021 10:35 10:35 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 9 November 2021 10:35
Bagikan
Pesawat Garuda Indonesia di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten (15/08/2019).
Bagikan

Hidayatullah.com– Anggota Komisi XI DPR RI, Fauzi H Amro mengusulkan pembentukan Panitia khusus (Pansus) yang akan mengurusi masalah maskapai Garuda Indonesia,yang kini tak kunjung teratasi.

“Dengan kondisi Garuda seperti ini kita usulkan dibuat pansus untuk mengurai dan mengetahui masalah dari hulu dan hilir garuda,” kata Fauzi dalam keterangan persnya di Jakarta, Selasa (09/11/2021) merespons masalah maskapi Garuda yang terancam dipailitkan oleh Menteri BUMN.

Fauzi menyampaikan seperti sudah santer diketahui publik, opsi pailit yang ditawarkan Kementerian BUMN selaku pemegang saham mayoritas Garuda Indonesia. Berdasarkan catatan pemegang saham, langkah ditempuh bila upaya restrukturisasi utang Garuda sebesar Rp 70 triliun lebih terhadap kreditur dan lessor menemui jalan buntu.

Selain itu, Kementerian BUMN juga menawarkan bahkan sedang menyiapkan PT Pelita Air Service (PAS) untuk menggantikan rute penerbangan domestik PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA).

“Menurut saya, semua pemangku kepentingan perlu duduk bareng untuk membicarakan masalah Garuda ini dari hulu ke hilir. Kita perlu mengurai secara utuh, karenanya saya mengusulkan perlunya dibentuk Pansus Garuda, termasuk mendiskusikan dan mengevaluasi opsi yang ditawarkan Kementerian BUMN atau mungkin ada opsi lain yang lebih bagus untuk menyelamatkan Garuda,” ujarnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Bila masalah Garuda lebih banyak karena masalah manajemennya yang mesti dibenahi, dan jika benar ada tindak korupsi di manejemen Garuda sebaiknya aparat terkait seperti KPK, Kepolisian, Kejaksaan. Termasuk katanya BPK segera melakukan penindakan dan melakukan audit secara menyeluruh guna mengetahui semua kemungkinan praktik korupsi yang diduga dilakukan oleh para direksi Garuda sebelumnya maupun yang sedang menjabat saat ini.

Baca: Terlilit Utang, Maskapai Garuda Indonesia Sulit Diselamatkan

Fauzi mengusulkan kepada Menteri BUMN Erick Thohir untuk memecat semua direksi dan komisaris Garuda Indonesia. Menurutnya, krisis yang dialami Garuda ini disebabkan oleh moral hazard yang dilakukan manajemen Garuda selama bertahun-tahun. Seperti penggelembungan jumlah pesawat secara total terdapat 142 unit pesawat yang kebutuhan riilnya hanya mencapai 41 unit. Kemudian penggelembungan harga sewa dari US$ 750.000 menjadi US$ 1,4 juta per bulan.

Mesti katanya Direksi Garuda saat ini melakukan efesiensi atau pengetatan anggaran, dengan cara mengurangi jumlah pesawat yang disewa, tak perlu sebanyak itu. Kata Fauzi yang dibutuhkan hanya 41 unit tapi disewa 142 unit, ini adalah pemborosan. Belum lagi penggelembungan harga sewa. Karenanya sangat kuat dugaan adanya tindak korupsi dalam proses penyewaan pesawat yang dilakukan Direksi Garuda.

“Karenanya saya mengusulkan segera diganti, karena kondisi keuangan Garuda Indonesia saat ini yang terlilit utang sudah mencapai Rp 70 triliun dan diperkirakan bertambah Rp 1 triliun setiap bulannya. Ini bukti mereka telah gagal dalam mengelola Garuda Indonesia,” tegasnya.

Fauzi kembali menekankan perlunya dibentuk Pansus Garuda. “Nah untuk mengurai benang kusut masalah Garuda yang sedang sakit ini dari hulu ke hilir, termasuk bagaimana cara menutupi utang Garuda yang sudah mencapai Rp 70 triliun lebih, masalah manajemen, holding, hingga proses hukum terkait adanya tindak korupsi yang dilakukan internal Garuda.

Saya mengusulkan agar pimpinan DPR segera membentuk Pansus Garuda lintas komisi seperti Komisi III, VI, V, dan XI. Semoga seluruh persoalan Garuda bisa diurai dan ada opsi terbaik untuk menyelesaikan masalah Garuda lewat pansus tersebut. Dan seperti harapan kebanyakan masyarakat Indonesia, lewat pansus ini, DPR akan berupaya menyelamatkan maskapai kebanggaan bangsa ini,” ujar alumnus Pasca Sarjana Universitas Indonesia (UI) ini.

Menurut Fauzi, keberadaan maskapai Garuda Indonesia, sangat dibutuhkan oleh masyarakat untuk melayani penerbangan lintas pulau  Indonesia bahkan mancanegara, Pemerintah mesti berupaya dengan berbagai cara untuk menyelamatkan Garuda, jangan sampai bernasib sama dengan Merpati.

“Salah satu masalah yang kita hadapi sebagai negara kepulauan adalah layanan transportasi. Dan jauh hari mantan Presiden Habibie (almarhum) sudah mengingatkan pentingnya negara kepulauan ini, membangun dan mengembangan maskapai penerbangan yang bagus, sebagai salah satu upaya untuk mengatasi masalah transportasi lintas pulau Nusantara dan juga untuk penerbangan mancanegara seperti angkutan jamaah haji dan umrah,” ujarnya.

Opsi mengganti Garuda Indonesia dengan Pelita Air menurut Fauzi, juga kurang tepat, karena secara brand Garuda lebih bagus daripada Pelita. Layanan Garuda selama ini juga dinilai lumayan bagus, terbukti Garuda sudah banyak meraih penghargaan dari banyak lembaga internasional. Itu perlu kerja keras dan waktu yang panjang untuk meraihnya.

Sementara histori Pelita Air, tambahnya, maskapai ini pernah gagal dalam layanan penumpang umum, dan saat ini hanya mampu bertahan dalam penyedian pesawat yang dicarter. Menurutnya masih mending Citilink, layanannya oke dan masih satu grup dengan Garuda Indonesia. Selain itu menurutnya layanan Citilink selama ini sangat bagus dengan harga tiketnya yang lumayan terjangkau.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Fauzi H AmroGaruda Indonesiakorupsi Garudatransportasi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kemenag NU Yaqut Cholil Qoumas Terbitkan Edaran untuk PTKN, Kemenag Nyatakan Dukung Permendikbud No 30
Tulisan selanjutnya Pelecehan Seksual Gereja Katolik Gereja Katolik Prancis akan Kompensasi Ribuan Korban Pelecehan Seksual

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?