Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Profil Stafsus Jokowi Ayu Kartika Dewi yang Nikah Beda Agama, Pernah Bekerja untuk Ahok

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 Maret 2022 17:02 5:02 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Maret 2022 16:13
Bagikan
ayu kartika dewi
Bagikan

Hidayatullah.com–Staf khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi), Ayu Kartika Dewi, diketahui menikah beda agama dengan seorang pria bernama Gerald Sebastian pada Jum’at (18/3/2022). Prosesi pernikahan dilakukan dengan dua cara, yaitu akad nikah Islam sesuai agama Ayu dan prosesi di Katedral sesuai agama Gerald.

Kabar pernikahan tersebut disampaikan Ayu lewat akun Instagram-nya, Jumat (18/3/2022). Dalam unggahannya, Ayu memohon doa agar pernikahannya diberi kelancaran.

“Dengan penuh syukur, kami memohon dukungan dan doa dari keluarga, sahabat, teman, dan semuanya untuk kelancaran pernikahan kami hari ini,” tulis Ayu di akun Instagram @ayukartikadewi, dikutip oleh Hidayatullah.com.

Pernikahan beda agama yang dilakukan sosok berhijab itu pun menjadi pembicaraan di internet. Pasalnya, tak lama sebelumnya, pernikahan serupa di Semarang sempat menjadi kontroversi di masyarakat.

https://www.instagram.com/p/CbFkzY3Pfrl/?utm_medium=share_sheet

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Ayu Kartika Dewi sendiri dikenal sebagai staf khusus Jokowi yang dilantik untuk membantu selama periode kedua pemerintahan Jokowi, 2019-2024.

Ayu diketahui lahir di Banjarmasin. Dilihat dari akun Facebook-nya, ia pernah bersekolah SMPN 1 Balikpapan. Namun, kemudian Ayu melanjutkan sekolah di SMAN 5 Surabaya. Ayu sejak kecil kerap berpindah-pindah karena mengikuti ayahnya yang pindah dinas.

Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, Ayu lalu berkuliah di jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga (Unair). Dikutip dari laman resmi Indonesia Mengajar, ketika berkuliah, Ayu pernah meraih banyak prestasi.

Beberapa di antaranya skripsinya terpilih untuk mendapatkan Student Grant dari Asian Development Bank, menjadi presenter terbaik Student Grant seluruh Indonesia, Mahasiswa Berprestasi Peringkat Pertama FE Unair 2 tahun berturut-turut, dan peringkat 4 se-Unair pada 2003.

Setelah lulus kuliah, dikutip dari laman LinkedIn miliknya, Ayu memutuskan bekerja di P&G di Singapura sebagai Consumer Insights Manager. Dia bekerja dari 2007 hingga 2010.

Ayu diketahui juga sempat bergabung dengan Gerakan Indonesia Mengajar yang diprakarsai Anies Baswedan. Ayu merupakan angkatan pertama Indonesia Mengajar dan ditugaskan mengajar di SD di Maluku Utara.

Pada 2013, Ayu kemudian mendirikan SabangMerauke, sebuah program pertukaran pelajar antardaerah di Indonesia untuk menanamkan nilai toleransi, pendidikan, dan keindonesiaan.

Ayu kemudian mendapatkan beasiswa Fulbright untuk melanjutkan kuliah di Duke University, Amerika Serikat. Usai menyabet gelar MBA dari Duke University, Ayu sempat bekerja sebagai konsultan di McKinsey selama tiga bulan pada 2014.

Ayu yang dikenal sebagai “aktivis toleransi” dengan banyak prestasi, sempat bekerja sebagai Staf Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada 2015.

“Sempat jadi stafnya Pak Ahok, kurang lebih selama dua tahun sejak 2015-2017, tepat sebelum Beliau masuk penjara,” kata Ayu dalam acara Ngobrol Seru bertema Perempuan Bicara, dari Legislasi Sampai Eksekutif pada November 2019, dilansir oleh IDN Times.

Sebagai mantan staf Ahok untuk mengurus Jakarta, Ayu mengemban tugas terkait urban planning, yang di dalamnya ada pekerjaan menyangkut perizinan, banjir tata ruang, hingga urusan lurah dan camat untuk membuat Key Performance Indicator (KPI).

“Selain itu semua, waktu itu saya dan tim juga urus stafnya gubernur,” katanya.

Kiprah Ayu sebagai Stafsus Jokowi sendiri tak banyak masuk pemberitaan hingga kabar pernikahan beda agamanya mencuat.

Dalam peraturan sendiri, Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan menyataan, “Perkawinan adalah sah apabila dilakukan menurut hukum masing-masing agama dan kepercayaannya itu.”

Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga menegaskan haramnya pernikahan beda agama dalam Islam.

Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amirsyah Tambunan pada Selasa 8 Maret 2022, menegaskan pernikahan beda agama tak sah dalam Islam. Hal itu menanggapi kasus viral perempuan berjilbab di Semarang yang menikah di gereja awal Maret lalu.

“Perkawinan laki-laki Muslim dengan wanita Ahlu Kitab, menurut Qaul Mu’tamad adalah haram dan tidak sah,” ujar Amirsyah.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ayu Kartika DewiMenikah Beda Agamanikah beda agamaperkawinan beda agamaStafsus Presiden
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya kursi roda gelombang otak Peneliti Mesir Temukan Kursi Roda yang Dikendalikan Gelombang Otak
Tulisan selanjutnya doa pembuka rezeki Doa Mustajab Pembuka Rezeki yang Halal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?