Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

17 Tahun Damai, Eks Panglima GAM Sebut Tak Lama Lagi Bendera Aceh Boleh Berkibar

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 16 Agustus 2022 09:46 9:46 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Agustus 2022 09:46
Bagikan
Bendera bintang bulan dikibarkan di Makam Tgk Hasan Muhammad Di Tiro, Aceh Besar saat MIlad GAM, 4 Desember 2019. Foto: Abdul Hadi/acehkini
Bagikan

Hidayatullah.com–Eks Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Muzakir Manaf menyebut bendera Aceh yang sempat menjadi polemik, tidak lama lagi boleh dikibarkan di seluruh wilayah Aceh. Hal itu ia sampaikan dalam peringatan 17 Tahun Damai Aceh.

“Insya Allah tidak lama lagi, tidak ada keributan lagi bendera akan naik mungkin pada 4 Desember. Sudah kami pikirkan untuk boleh berkibar di Aceh,” kata Muzakir Manaf saat memperingati 17 Tahun Damai Aceh di Taman Sulthanah Safiatuddin, Banda Aceh, Senin (15/8/2022).

Sedianya, Wakil Ketua MPR Ahmad Muzani akan mengikuti perayaan 17 Tahun Damai Aceh di Banda Aceh. Namun, Ahmad Muzani dikatakan tak dapat hadir karena sakit.

Muzakir juga meminta agar semua perkantoran di Aceh untuk segera memasang dua tiang bendera di halaman kantor, dua tiang itu untuk bendera Merah Putih dan bendera Aceh yakni Bendera Bulan Bintang.

“Semua di kantor-kantor mulai saat ini sudah dapat menyediakan dua tiang, satu panjang dan satu pendek,” ujarnya.

Menurut Muzakir Manaf bendera Aceh tersebut merupakan salah satu yang termasuk dalam butir-butir nota kesepahaman (MoU) Helsinki yang ditandatangani 15 Agustus 2005 silam.

Pascaperdamaian, eksistensi bendera Aceh juga sudah memiliki payung hukum lewat qanun Nomor 3 Tahun 2013 yang telah disahkan DPR Aceh.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Hanya saja Kemendagri saat itu sempat membatalkan aturan itu, sehingga pengibaran bendera Aceh, khususnya pada Milad GAM sebelumnya selalu berpolemik dan tidak diizinkan aparat keamanan.

Selain membahas soal bendera, pada peringatan 17 tahun damai itu, Muzakir Manaf  juga menyentil mereka yang masih bertahan di luar negeri, terutama para kombatan. Ia mengajak para eks GAM yang masih di luar negeri untuk pulang ke Aceh.

“Orang-orang yang tidak senang dengan perdamaian ini, sini pulang ke Aceh, apa yang kurang mari kita perbaiki, tidak usah lagi bicara sana bicara sini,” katanya.


Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AcehbenderaNasional
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Viral Video Peserta Kongres Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama IPPNU XIX Saling Lempar Kursi
Tulisan selanjutnya Jelang Penyelenggaraan Kongres Mujahid Digital, MUI Adakan Berbagai Lomba

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Berita
2 September 2026 15:07
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?