Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Raja Muda Perlis Berharap Universiti Muhammadiyah jadi Tujuan Utama Pelajar Luar Maupun Malaysia

Ahmad
Terakhir diupdate: 22 Agustus 2022 19:40 7:40 pm
Ahmad
Dipublikasikan 22 Agustus 2022 19:40
Bagikan
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy saat melakukan penanaman pohon di Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki, Sukoharjo, Ahad (21/8/2022). ANTARA/Aris Wasita
Bagikan

Hidayatullah.com—Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Dr KH Haedar Nashir bertemu dengan Raja Muda Perlis Tuanku Syed Faizuddin Putra Ibni Tuanku Syed Sirajuddin Jamalullail.  Haedar Nashir menyampaikan beberapa hal terkait dengan pendirian Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM).

Harapan pucuk pimpinan organisasi terbesar di Indonesia ini disampaikannya di acara International Summit Knowledge Advancement (ISKA) 2022 yang diadakan oleh Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM), Senin (22/8/2022) di Perlis, Malaysia.

Di acara ini Haedar menyampaikan tiga pesan. Pertama, menayatakan bahwa Indonesia dan Malaysia merupakan bangsa serumpun, karenanya itu, kehadiran UMAM menjadi tonggak nilai sosio historis dan nilai penting keserumpunan untuk mempererat kembali relasi serumpun Bahasa Melayu, yang juga merupakan induk dari Bahasa Indonesia.

Kesamaan latar belakang rumpun Melayu ini, katanya, akan menjadi kekuatan bagi kedua negara. “Tentu ini akan menjadi kekuatan bagi bahasa untuk kawasan dan bahasa global,” ucap Haedar.

Kedua, selain diikat oleh bahasa yang serumpun, Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam juga terikat dalam unsur agama, di mana pada ketiga negara tersebut mayoritas pendudukannya adalah beragama Islam. Bagi tiga negara tersebut, Islam telah menjadi sumber nilai utama.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Sebagai negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam, Muhammadiyah yang mewakili corak Islam Indonesia siap bekerjasama dengan pemerintah negeri bagian di Malaysia. “Kita berharap bahwa kerjasama kita yang terus dilakukan antar pihak, termasuk Muhammadiyah dengan Kerajaan Perlis,” ujarnya.

Haedar juga mendorong adanya penyerapan nilai-nilai agama, agar Islam sebagai dinul hadharah dapat membangun dan membawa kemajuan bagi kedua negara yaitu Indonesia dan Malaysia. Agama Islam bukan hanya ditampilkan dalam wujud simbolis semata, tapi Islam sebagai sumber nilai hidup yang memajukan.

Ketiga, melalui kerjasama bidang pendidikan yang dilakukan antara Muhammadiyah dengan Malaysia, dengan adanya UMAM diharapkan bangsa serumpun menjadi bangsa yang sejajar dengan bangsa yang telah maju. Sebab menurut Haedar, pendidikan merupakan institusi strategis dalam menciptakan bangsa yang unggul dan berkemajuan.

Sementara itu, Raja Muda Perlis Tuanku Syed Faizuddin Putra Ibni Tuanku Syed Sirajuddin Jamalullail berharap kerja sama yang dibangun antara Perlis dengan Muhammadiyah dalam bidang pendidikan dapat berjalan dalam jangka panjang. “Saya berharap program ini dapat diteruskan dan menjadi program tradisi bagi UMAM,” ucapnya.

Dirinya juga menyambut baik kerja sama dengan Muhammadiyah dan keinginan Muhammadiyah mendirikan universitas di wilayah kekuasaannya.  Menurutnya, keinginan tersebut harus disambut baik karena ini adalah sejarah bagi Muhammadiyah dan Indonesia.

Raja Muda juga berharap kedepan UMAM akan menjadi tujuan utama pelajar baik dari luar maupun dalam Malaysia yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi. “Saya juga terus mendoakan UMAM agar terus menyinari di sini, serta menjadi landasan ilmiah bagi institusi-institusi yang lain,” tuturnya.

Keberadaan UMAM di Malaysia diharap memberikan dampak positif bagi kehidupan, terutama kehidupan beragama bagi masyarakat Perlis. UMAM diharapkan menjadi tempat yang baik dan memberikan kemaslahatan bagi umat. “Serta mampu melahirkan lulusan yang punya wisdom, hikmah, kebijaksanaan dan sebagainya. Alhamdulillah bidang ini sebagai bekal untuk untuk hari yang akan datang,” harapnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:DYTM Raja Muda PerlisMuhammadiyahUMAM
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hasil Autopsi Ulang Brigadir J Keluar, Tim Forensik Sebut Tak Ada Luka Selain Luka Tembak
Tulisan selanjutnya ulama kemerdekaan Kemerdekaan dan Perjuangan Kaum Sarungan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?