Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Kemenag akan Luncurkan Religiosity Index, Klaim Dapat Deteksi Dini Potensi Konflik

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 17 November 2022 09:18 9:18 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 November 2022 10:07
Bagikan
Kepala Balitbang-Diklat Kemenag Suyitno. (Dok. Kemenag)
Bagikan

Hidayatullah.com–Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama menyatakan akan meluncurkan data religiosity index. Data tersebut diklaim dapat mendeteksi dini potensi konflik agama di Indonesia.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Litbang dan Diklat, Suyitno saat menjadi keynote speech pada Launching Master Trainer dan Pelatihan Deteksi Dini yang diselenggarakan Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan.

Menurutnya, penyiapan data keagamaan yang lengkap dan komprehensif ini menjadi tugas dan kewenangan Badan Litbang dan Diklat. “Secara garis besar tugas Badan Litbang dan Diklat adalah menyiapkan SDM Kementerian Agama yang kompeten dan unggul, dan menyiapkan data yang akurat, acountable, dan bisa dipertanggung jawabkan, terutama data religiosity index,” tuturnya, dilansir laman resmi Kemenag, Selasa (15/11/2022).

Karenanya, pelatihan Master Trainer dan Pelatihan Deteksi Dini ini menurutnya sangat penting dalam rangka menggali data, termasuk untuk mendeteksi dini potensi konflik.

“Saya membayangkan tugas ini seperti BMKG yang bisa mendeteksi kapan akan ada hujan deras, hujan ringan, bahkan gempa. Jadi setelah dilatih, kita ingin semua memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk mendeteksi dini hal-hal yang berpotensi menimbulkan konflik. Sehingga early warning system, deteksi dini terhadap persoalan-persoalan intoleransi, pendirian rumah ibadah, sejak awal sudah kita dapatkan datanya yang akurat,” klaimnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Jika setiap kita, para pengambil kebijakan dari level terendah sampai yang tertinggi memiliki kemampuan melakukan deteksi dini, mendeteksi gejala-gejala konflik, maka kita akan bisa melakukan mitigasi dengan cepat. Dan pelatihan ini sangat penting karena kita akan mempelajari cara-cara itu,” tambahnya.

Dikatakan Suyitno, religiosity index sudah dimulai sejak tahun lalu. Namun, data yang terkumpul masih kurang akurat. Sebab, belum dilakukan pelatihan terlebih dahulu. 

“Kita tidak boleh mengisi data dengan asumsi atau perkiraan, karena hasilnya pasti tidak akurat. Tapi dengan pelatihan yang dilakukan secara akademik sekarang ini, kita akan mendapatkan data riligiosity index yang akurat, akademik, dan bisa dipertanggungjawabkan,” tambahnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Kemenagkonflik agama
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wahdah Islamiyah akan Adakan Mukernas XV
Tulisan selanjutnya Harun Yahya Dijatuhi Hukuman Penjara Terlama dalam Persidangan Ulang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Berita
2 September 2026 20:18
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Terbaru

  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?