Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Mati Syahid, Cita-cita Paling Diminati anak-anak di Gaza

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 5 Maret 2013 07:50
Bagikan
al-Qur'an menjadi sebuah gaya hidup sehari-hari di Gaza
Bagikan

Hidayatullah.com—Ada perbedaan karakteristik antara anak-anak di Jalur Gaza dengan anak-anak di Indonesia. Umumnya anak-anak di Indonesia bercita-cita ingin sekolah tinggi agar jadi dokter, sementara anak-anak di Gaza ingin segera besar dan mati dalam keadaan syahid.

“Inilah kenapa tentara israel suka menyerang anak-anak Palestina, wajar mereka takut dengan generasi pecinta al-Qur’an,” demikian jelas Kak Bimo, pendongeng anak saat berbagi pengalamannya usai mengunjungi Gaza bulan Desember 2012 lalu di acara talk show “Oleh-oleh Relawan Palestina dan Suriah; 2 Sayap untuk masjidil Aqsha, Membantu Palestina & Menolong Suriah” di panggung utama IBF 2013, Senin (04/03/2013).

Ketika mendatangi TK Bintang al-Qur’an di Gaza, Kak Bimo tidak menyangka saat bertanya siapa anak-anak Gaza yang ingin mati syahid, semua anak Gaza mengangkat tangannya.

Selain bangga pada anak-anak di Gaza, Kak Bimo yang kehadirannya di Jalur gaza ditugaskan Sahabat Al Aqsha (SA) ini mengungkapkan kekagumannya pada para orangtua di Gaza dalam mendidik anak. Salah satu pengalamannya yang berkesan ketika ia bertemu seorang  ibu yang memiliki 9 anak dan 100 cucu.

Lelaki yang bisa mengeluarkan berbagai jenis suara dari mulutnya ini menilai, anak-anak di Gaza bukan hanya dididik sekedar mengenal al-Qur’an. Lebih dari itu, al-Qur’an sudah ditanam sedemikian rupa oleh para ulamanya hingga akhirnya al-Qur’an sudah menjadi gaya hidup sehari-hari.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Ruh tarbiyah itu yang membuat mereka semangat menghafal al-Qur’an,” jelasnya.

Kak Bimo bahkan mengaku, di wilayah yang selalu menjadi incaran Zionis-Yahudi itu juga ada sebuah tradisi, di mana aib jika ada keluarga yang anaknya tidak mau menghafal al-Qur’an.

Bahkan organisasi perlawanan seperti HAMAS yang paling ditakuti Zionis,  mewajibkan seluruh anggotanya hafal al-Qur’an. Selain itu, HAMAS juga merekrut semua anggotanya dengan menyeleksi kualitas ibadahnya.

“Seorang anak Gaza yang ingin bergabung HAMAS dia harus shalat subuh berjamaah di masjid tanpa terputus minimal satu tahun non-stop,” tandanya lagi.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini selain Kak Bimo adalah para penulis Pro-U Media, yakni: Salim A. Fillah (Penulis buku menyimak Kicau Merajut Makna), Kak Bimo (pendongeng Nasional dan penulis buku Mahir Mendongeng), Kang Janto (DirOps Sahabat Suriah), Bang Irul (DirOps Sahabat Al-Aqsha), dan dipandu oleh Abah Fanni (owner Pro-U media dan juga Koordinator SA).*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anakgazaold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pendidikan Sekuler dan ilmu, Problematika Umat Hari Ini
Tulisan selanjutnya Dalam Sehari, 15 Bocah Syahid Dibunuh Rezim Bashar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?