Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Penderita Cacing Pita Babi banyak ditemukan di Papua

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 26 Maret 2014 06:41 6:41 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 Maret 2014 06:41
Bagikan
Warga Papua merayakannya adat khas, Bakar Batu dan menyembelih Babi
Bagikan

Hidayatullah.com–Ahli saraf yang juga tergabung dalam anggota tim peneliti dari tiga kampus asal Jepang, dokter Indrajaya Manuaba mengemukakan di Papua banyak ditemukan penderita penyakit cacing pita babi yang bisa menyerang fungsi saraf.

“Jadi penyakit cacing pita babi itu bisa menyerang saraf. Dan penyakit ini banyak ditemukan di pedalaman Papua,” kata dokter Indrajaya Manuaba spesialis penyakit saraf yang berlaku sebagai wakil tim dari tiga kampus asal Jepang itu kepada Antara di Jayapura, Rabu (26/03/2014).

Ia mengatakan dari penelitian lewat survey tiga kampus asal Jepang, yakni universitas Kyoto, Kochi dan universitas terbuka banyak ditemukan penyakit cacing pita babi.

“Saya tidak punya data pasti, tapi penyakit saraf lewat cacing pita babi yang menjalar di tubuh penderita banyak ditemukan di pedalaman Papua, terutama yang suka konsumsi daging babi,” katanya.

Alumnus kampus Udayan Bali itu mengatakan penularan penyakit cacing pita babi yang berujung kepada penyakit saraf itu, disebabkan oleh tiga faktor, yaitu daging babi yang disantap tidak matang, buang hajat tidak dijamban dan ternak babi yang tidak dikandangkan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Tiga faktor ini bisa sebabkan penyakit saraf. Dan secara umum desa-desa di Papua, apalagi di pedalaman masih terjadi terutama yang akan memutar siklus ini. Terutama di daerah pegunungan karena kultur bakar batu ada disana, kalau daerah pantai sudah kurang,” katanya.

Ketika ditanya apakah sudah pasti penularan penyakit saraf lewat cacing pita babi ini banyak ditemukan di pedalaman Papua, Indraya tegaskan bahwa, “Oh banyak sekali, saya tidak punya angka pasti. Istilahnya sudah bisa disebut endemik atau artinya banyak ditemukan atau sering ditemukan,” katanya.

Pencegahan penyakit itu, kata Indrajaya bisa dilakukan oleh pihak terkait dengan cara sosialisasi hidup sehat, makan makanan yang telah matang baik. Ternak dikandangkan dan buang hajat ditempatnya.

“Dan selalu periksakan diri ke Puskesmas setempat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan,” katanya.

Indrajaya juga menambahkan bahwa perwakilan tim peneliti dari tiga kampus asal Jepang berjumlah 12 orang, termasuk dirinya. Dan telah melakukan seminar di hadapan civitas akademi Uncen terkait penyakit saraf itu.

“Hari ini rombongan kembali ke negaranya, mereka juga tetap melakukan penelitian penyakit saraf ini pada tahun-tahun yang akan datang,” katanya. (*)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Papua
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PBB: Mesir melanggar Hukum HAM
Tulisan selanjutnya Multaqo Tawashul ke-4 Mahasiswa Indonesia se-Arab Saudi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?