Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Bagai Endemik Menular, LGBT Harus Diobati!

Ahmad
Terakhir diupdate: 24 Juni 2014 06:46 6:46 am
Ahmad
Dipublikasikan 24 Juni 2014 06:46
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Masyarakat perlu menyadari Lesbian, Gay, Biseks dan Transgender (LGBT), merupakan penyakit menular. Sebagaimana fitrahnya penyakit, jika dibiarkan akan berkembang baik.

Karena itu, untuk memberantas penyakit seperti ini tidak perlu iba. Sebab dengan alasan memberi ruang atas dasar toleransi dan Hak Asasi Manusia (HAM), hanya akan meluaskan persebarannya, demikian disampaikan Wakil Ketua Komisi Seni Budaya Islam MUI Pusat , Dr Saiful Bahri, MA.

“Jangan hanya empati tapi juga harus diobati. Kalau nggak diobati, bukan hanya dia yang terkena, tapi juga menular pada orang lain. Bahaya!”tegasnya pada Training For Trainers (TFT) Feminisme dan Kesetaraan Gender dalam Perspektif Islam, Senin (23/06/2014)  di AQL Islamic Center, Tebet, Jakarta.

Dalam pelatihan yang dihadiri para aktivis perempuan berbagai organisasi massa (ormas) Islam itu, terungkap kenyataan puluhan mahasiswi yang tergabung dalam sebuah kelompok pengajian menjadi lesbian.

Bermula dari satu anggota lesbian, kini hanya tersisa beberapa anggota yang belum menjadi lesbian. Merasakan kasih sayang dari teman perempuan yang tidak didapatkannya dari orangtua, mengalihkan orientasi seksual mereka.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Menurut doktor lulusan Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir ini tidak menafikan adanya pengecualian dalam sebuah kelainan. Bisa saja kelainan hormonal menyebabkan seseorang gay atau lesbian.

Pria yang sering menjadi pembicara kajian gender perempuan dan keluarga itu meyakini, setiap kelainan ada solusinya.

Jika riwayat hidup tidak mengindikasikan pembentukan karakter menyimpang, pemeriksaan kedokteran merupakan jalan yang harus ditempuh.

“Kalau ternyata setelah diperiksa hormonnya lebih condong ke perempuan dan bisa hamil, kenapa nggak jadi perempuan saja sekalian?”ulas dosen Pasca Sarjana Universitas Muhammadiyah, Jakarta itu.

Tindakan tegas negara melalui perangkat hukum, akan menimbulkan efek jera. Termasuk pada pelaku LGBT yang tidak mau disembuhkan. Ia mencontohkan kisah nyata pelaksanaan hukum qishas pada kasus pembunuhan. Ada seorang laki-laki membunuh seorang rekan bisnisnya berikut membakar isteri dan anak si korban di dalam rumah mereka. Tiga tahun kemudian, eksekusi mati dilaksanakan.

Walaupun mengaku menyesal dan bertobat, hukuman mati tetap ditegakkan.

“Tobatnya diterima atau tidak, itu urusan Allah. Hukum Allah tetap harus dilaksanakan untuk menimbulkan efek jera,”jelasnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:feminismegayhomoseksuallesbianlgbtpenyakit
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemerintah Baru Mesir hancurkan Warung Pinggir Jalan
Tulisan selanjutnya Keluarga Harmonis, Cara Jitu Hadapi Gerakan Feminisme

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?