Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pagi Hari Idul Fitri, Masjid dan Puluhan Rumah Dibakar di Tolikara Papua

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 19 Juli 2015 06:39 6:39 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Juli 2015 19:59
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Sebuah masjid dan puluhan rumah warga serta kios di Karubaga, ibukota Kabupaten Tolikara, Papua dibakar sekelompok orang tak dikenal sekitar pukul 07.00 WIT, tepat disaat umat muslim di Karubaga sedang melaksanakan shalat Idul Fitri 1436 H di Lapangan Koramil 1702/Wms.

Akibatnya, warga yang sedang melaksanakan shalat Id berlarian menyelamatkan diri ke kantor Koramil setempat. Warga ketakutan karena jarak pembakaran rumah dengan lokasi salat Id berdekatan, tak lebih dari 50 meter.

Juru bicara Polda Papua Kombes Pol Rudolf Patrige menuturkan, sekelompok orang juga sempat melempari masjid Baitul Mutaqien hingga berujung pada pembakaran masjid tersebut.

“Aparat gabungan TNI/Polri sudah mengamankan lokasi kejadian. Sampai saat ini kami terus menyelidiki motif di balik kejadian tersebut. Situasi Karubaga pada umumnya kondusif,” jelasnya dikutip laman Liputan6, Jumat (17/7/2015)

Dilaporkan pasca-pembakaran rumah dan kios, situasi di Karubaga kembali normal, walupun warga masih takut keluar rumah. Sesaat setelah kejadian, Bupati Tolikara Usman Wanimbo dan Ketua DPRD setempat mengimbau warga untuk menghentikan aksinya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Sementara itu, Polisi Daerah Papua (Polda) mengaku berhati-hati dalam menyelidiki kasus kerusuhan di Karubaga, Kabupaten Tolikara, Papua ini. Karena menyangkut sentimen agama, Polda Papua masih mempertimbangkan situasi yang berkembang saat ini.

Menurut Kepala Bidang Humas Polda Papua Komisaris Besar Patridge Renwarin, pelaku penyerangan saat ini sudah diidentifikasi. “Penyerang dari kelompok tertentu,” kata Patridge kepada CNN Indonesia.

“Kami ingin menyelesaikan masalah dan tidak ingin timbul masalah baru,” katanya.

Pernyataan Wapres

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) dalam konferensi pers di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, mengatakan penyebab kerusuhan yang terjadi di Kabupaten Tolikara, Papua pada Jumat pagi tersebut disebabkan oleh pengeras suara (speaker).

JK menjelaskan, di daerah tersebut ada dua acara yang letaknya berdekatan yang digelar dari dua umat agama berbeda, Islam dan Kristen Protestan.

“Ada acara Idul Fitri, ada pertemuan pemuka masyarakat gereja. Memang asal-muasal soal speaker itu,” ujar JK dalam konferensi pers di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat.

Ia menuturkan, masyarakat seharusnya dapat mengetahui bahwa ada dua kepentingan yang terjadi bersamaan.

“Satu Idul Fitri, satu karena speaker, saling bertabrakan. Mestinya kedua-duanya menahan diri. Masyarakat yang punya acara keagamaan lain harus memahami,” kata JK.

Sebelumnya, JK menyesalkan kerusuhan yang terjadi di Masjid Baitul Mustaqin di Kabupaten Tolikara, Papua, yang terjadi pada pelaksanaan shalat Idul Fitri 1436, Jumat (17/7) pagi tadi.

“Iya, itu di Tolikara, saya sesalkan,” ujar JK dalam konferensi pers di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat.

Ia menuturkan, kerusuhan itu berdampak pada rusaknya beberapa kios di sekitar masjid yang rusak dilempari dan dibakar warga itu. Namun, ia mengaku yakin kepolisian dan pimpinan daerah setempat dapat menyelesaikan kerusuhan dengan baik.

Peristiwa bermula ketika umat Islam tengah melaksanakan shalat Id di halaman Koramil 1702/JWY. Ketika imam mengucapkan kalimat takbir pertama, jemaah secara tiba-tiba didekati oleh beberapa orang. Teriakan orang-orang tersebut membuat jemaah bubar dan menyelamatkan diri ke markas Koramil.

Selang satu jam kemudian, orang-orang itu melempari Masjid Baitul Mustaqin yang berada di sekitar lokasi kejadian. Para penyerang itu lantas membakar rumah ibadah itu.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:agamaIdul fitriislamkristenmasjidPapuapembakaran masjidtoleransitolikara
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mempersiapkan Mudik Akhirat
Tulisan selanjutnya Pernyataan Sikap DPP Hidayatullah atas Insiden Tolikara Papua

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Berita
13 Juli 2026 06:04
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?