Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Mustofa B. Nahrawardaya: Program Deradikalisasi Cenderung jadi Proyek

Ahmad
Terakhir diupdate: 21 Maret 2016 16:36 4:36 pm
Ahmad
Dipublikasikan 21 Maret 2016 16:36
Bagikan
Mustofa B. Nahrawardaya, saat di Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PP Muhammadiyah
Bagikan

Hidayatullah.com – Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PP Muhammadiyah, Mustofa B. Nahrawardaya menyatakan, program deradikalisasi dinilai cenderung sebagai proyek. Yang mana karena itu, akan sangat bergantung kepada anggaran.

“Sebagaimana disampaikan ketua umum kami, ini cenderung sebagai proyek, jadi karena namanya proyek, mereka kalau tidak ada anggaran nggak kerja, kalau ada anggaran mereka kerja, anggarannya ditambah mereka semakin semangat. Akibatnya apa, mereka dikendalikan oleh uang, dan ini sudah tidak sehat,” tuturnya kepada hidayatullah.com usai mengisi Tabligh Akbar Alumni Haji di Auditorium RS Bani Saleh Jalan Kartini 66 Bekasi dengan tema masalah penanganan kasus terorisme, Ahad (20/03/2016).

Bahkan, kata Mustofa, sejak era Din Syamsudin pada tahun 2013 bulan Februari, Muhammadiyah telah mendatangi Kapolri meminta untuk mengevaluasi kembali BNPT dan Densus 88.

“Kembalikan BNPT kepada presiden, dan densus kepada Brimob. Supaya apa, ini diperbaiki dulu. Kalau sudah diperbaiki, tanpa melanggar HAM dan hukum cara pemberantasannya, kembali lagi tidak apa-apa. Yang penting yang sekarang dikasih efek jera, supaya tidak main-main dengan umat Islam,” jelasnya.

Baca: Muhammadiyah: Sebenarnya Sasaran Densus Teroris atau Umat Islam?

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Menurutnya, lebih dari 150 terduga yang mati diluar pengadilan merupakan rekor yang luar biasa jahatnya, yang cukup menjadi alasan untuk mengevaluasi kinerja Densus 88.

Selain itu, Mustofa juga menyoroti adanya indikasi kebohongan dari keterangan aparat soal kematian para terduga. Kata dia, sering adanya ketidakcocokkan antara berita yang bersumber dari aparat dengan yang didapat dari TKP.

Misalnya, pemberitaan yang bersumber dari keterangan aparat menyatakan adanya baku tembak dan perlawanan, lalu terduga itu ditembak mati. Sedangkan saksi di TKP menyatakan yang ditembak sedang tidur, sedang shalat, sedang keluar dari masjid, dan sebagainya.

“Jadi ada kebohongan yang tampaknya dilakukan secara berjamaah, ini yang harus dibongkar. Jangan sampai kebohongan ini seolah-olah menjadi sebuah kebenaran, ini berbahaya,” tegasnya.

Juga menyangkut peliputan terkait kasus terorisme, Koordinator Indonesian Crime Analyst Forum (ICAF) ini mengungkapkan banyak media yang melanggar 10 etika yang telah dikeluarkan oleh Dewan Pers.

“Salah satunya adalah tidak boleh menghubungkan dengan agama atau aktivitas keagamaan terhadap para terduga. Tapi faktanya dilanggar semua itu, disebut rajin sholat, sering menjadi khotib, aktif pengajian dan lain-lain,” ungkapnya.

Hal ini, terang Mustofa, menambah kekacauan pada kasus terorisme, yang disebabkan tidak adanya transparansi, dan juga perbuatan yang tidak beretika oleh oknum wartawan.

“Sehingga ini menjadikan terorisme semakin serius, jangan-jangan suatu saat media itu kerja sama dengan oknum aparat, dikemas dalam sebuah berita bahkan mungkin sebuah program, menjadi sebuah keinginan bersama untuk memojokkan kelompok-kelompok tertentu, dalam hal ini tentu kelompok Islam,” pungkasnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:densus 88dewan persliputanMuhammadiyahMustofa B. Nahrawardayaprogram deradikalisasiterorisme
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pesantren adalah Basis Keilmuan dan Pertahanan Umat Islam di Indonesia
Tulisan selanjutnya Gempita Tolak Diskriminasi terhadap Muslim Pattani

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?