Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Di Depan TNI, Jokowi: Negara Tak Berencana Minta Maaf ke PKI

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 28 Juni 2016 03:53 3:53 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 27 Juni 2016 21:45
Bagikan
Presiden Jokowi.
Bagikan

Hidayatullah.com– Presiden Joko Widodo (Jokowi) di depan Keluarga Besar TNI mengatakan, negara tidak memiliki rencana untuk meminta maaf kepada Partai Komunis Indonesia (PKI).

Ia mengaku sudah berkali-kali menyampaikan hal itu, baik saat bertemu dengan PP Muhammadiyah maupun PBNU.

“Bertemu dengan tokoh masyarakat dan ulama juga sudah saya sampaikan, termasuk saat upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya setahun yang lalu juga sudah saya katakan,” ujar Jokowi di Markas Besar TNI Cilangkap, Jakarta, dalam sambutannya pada acara buka puasa bersama hari ke-22 Ramadhan 1437, Senin (27/06/2016).

Jokowi menyatakan kekesalannya atas isu yang beredar mengenai rencana negara untuk meminta maaf kepada PKI.

Menurut Presiden, pemerintah hanya berfokus pada pembangunan untuk masa depan, dengan mengutamakan persatuan rakyatnya sebagai modal di tengah kompetisi global.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Untuk menyongsong masa depan agar lebih baik, agar peristiwa semacam itu tidak terjadi lagi,” tegas Jokowi dikutip Antara.

Oleh sebab itu, Jokowi mengajak segenap kalangan bangsa merajut kebersamaan serta persatuan. Tujuannya agar Indonesia menjadi bangsa yang maju, siap berkompetisi, serta memberikan kesejahteraan bagi rakyatnya.

Dalam sambutan itu, Jokowi pun menyampaikan, pemerintah akan tetap mengutamakan satuan teritorial sebagai pendeteksi ancaman-ancaman terhadap kesatuan NKRI.

Kendati terdapat kajian akademik yang menjadi pijakan pemerintah untuk menghadapi ancaman terhadap negara, namun Jokowi yakin pemerintah tetap membutuhkan satuan teritorial.

Dalam acara itu, Jokowi berbuka bersama dengan para anggota TNI dan staf serta veteran TNI.

Presiden bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla tiba menghadiri acara itu pada sekitar pukul 17.15 WIB. Sejumlah pejabat negara mendampinginya, antara lain Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, dan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti.

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo serta tiga kepala staf matra dari TNI AD, AU, dan AL menyambut rombongan kepresidenan di Mabes TNI.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Anti KomunisJokowiKomunis Gaya BaruPartai Komunis IndonesiaPKITNI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Umat Islam Harus Miliki Keunggulan, Kemandirian dan Karya yang Bermartabat
Tulisan selanjutnya Syaikh Issham: Kerinduan Rakyat Indonesia pada Masjid Al-Aqsha Isyarat Kesatuan Hati

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?