Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Banjir di Garut dan Longsor di Sumedang Telan Belasan Korban Jiwa

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 21 September 2016 14:30 2:30 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 21 September 2016 13:34
Bagikan
Hujan deras sejak Selasa (20/9/2016) sore sampai malam mengakibatkan longsor di beberapa kawasan di Sumedang dan evakuasi masih dilakukan hingga Rabu (21/09/2016).
Bagikan

Hidayatullah.com– Provinsi Jawa Barat (Jabar) tengah berduka. Dua kabupatennya, Garut dan Sumedang, dilanda bencana alam.

Banjir bandang melanda pemukiman penduduk dan jalan raya di sejumlah daerah di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa malam (20/09/2016).

Berdasarkan data dari Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, bencana itu disebabkan oleh hujan berintensitas tinggi dan berdurasi panjang, ditambah tingginya tingkat kerentanan.

“Sepuluh (orang) tewas dan 3 hilang terlanda banjir bandang dan tanah longsor di Garut dan Sumedang,” demikian keterangan Sutopo.

Kemudian, pada Rabu (21/09/2016) pukul 01.00 WIB, banjir bandang kembali menerjang daerah Bayongbong, Tarogong Kidul, Tarogong Kaler, Banyuresmi, Karangpawitan, Garut.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Sedangkan, Badan SAR Nasional (Basarnas) Bandung menyampaikan, hasil laporan sementara tim di lapangan, jumlah korban yang meninggal dunia akibat bencana banjir di Garut mencapai 15 orang.

“Korban meninggal dunia 15 orang,” ujar Humas dan Protokoler Basarnas Bandung, Joshua melalui telepon seluler dikutip Antara Rabu (21/09/2016) pagi.

Menurut Humas BNPB, meluapnya Sungai Cimanuk dan Sungai Cikamuri secara cepat menyebabkan banjir bandang hingga ketinggian 1,5 – 2 meter.

Berdasarkan data sementara dari BPBD Garut, banjir memakan korban 8 orang tewas,  1 orang hilang, 4 orang luka berat, 26 orang luka ringan, dan ratusan pengungsi.

Pencarian dan penyelamatan korban masih terus dilakukan Tim SAR gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, Tagana, PMI, relawan, dan masyarakat. Ratusan pengungsi ditempatkan di kantor Korem.

BPBD Provinsi Jawa Barat membantu penanganan darurat. Posko dan dapur umum telah didirikan. Bupati Garut menunjuk Dandim sebagai komandan tanggap darurat. Pendataan masih dilakukan.

Hujan deras sejak Selasa (20/09/2016) pukul 19.00 WIB menyebabkan debit Sungai Cimanuk dan Sungai Cikamuri naik secara cepat. Pukul 20.00 WIB banjir setinggi lutut, lalu sekitar jam 23.00 WIB banjir naik menjadi setinggi 1,5 – 2 meter.

Saat laporan tersebut dibuat, sebagian banjir sudah surut. Hal itu dinilai menunjukkan kondisi hulu DAS Cimanuk sudah rusak dan kritis.

Longsor di Sumedang

Sementara itu, pada waktu hampir bersamaan, terjadi longsor di Desa Cimareme, Kecamatan Sumedang Selatan, Sumedang, Selasa (20/9/2016) pukul 22.00 WIB.

Longsor menimbun 2 unit rumah. Dua orang ditemukan tewas dan diduga 2 orang masih tertimbun longsor. Pencarian korban masih dilakukan.

Tim Reaksi Cepat BNPB dan BPBD Provinsi Jawa Barat memberikan pendampingan penanganan darurat BPBD Garut dan BPBD Sumedang.

Dilaporkan, kebutuhan mendesak saat ini adalah dana siap pakai untuk operasional penanganan darurat. Beras dan makanan diperlukan untuk penanganan pengungsi.

“Masyarakat diimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan dari ancaman banjir dan longsor. Hujan akan terus meningkat hingga puncaknya Januari 2017 mendatang,” demikian Sutopo.

La Nina, dipole mode negatif dan hangatnya perairan laut di Indonesia, jelasnya, menyebabkan hujan melimpah, lebih besar dari normalnya sehingga dapat memicu banjir dan longsor.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:#PrayForGarut#PrayForSumedangbanjirbanjir bandangbencana alamGarutJawa BaratlongsorpengungsiSumedangujian
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PBB: 40 Persen Rakyat Somalia Tak Punya Pangan Cukup untuk Dimakan
Tulisan selanjutnya Pertama di Uni Emirat Arab, Seorang Wanita Minta Pengadilan Mengizinkan Dirinya Ganti Kelamin

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?