Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

PBB: 40 Persen Rakyat Somalia Tak Punya Pangan Cukup untuk Dimakan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 September 2016 12:57 12:57 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 21 September 2016 12:57
Bagikan
Bahaya kelaparan kembali ancam Somalia
Bagikan

Hidayatullah.com—Lebih dari empat dari setiap sepuluh orang di Somalia, atau 40% dari populasi negara itu, tidak memiliki pangan yang cukup untuk dimakan, kata Perserikatan Bangsa-Bangsa hari Selasa (20/9/2016).

Jumlah orang yang mengalami kekurangan pangan meningkat 300.000 sejak bulan Februari, sehingga menjadi 5 juta, di tengah konflik bersenjata antara kelompok Al-Shabab dengan pasukan pemerintah Somalia dukungan Uni Afrika.

“Situasinya sangat serius dan mengkhawatirkan dan muncul pada saat kita sedang menghadapi situasi yang menyebabkan bertambahnya kebutuhan, termasuk kekeringan dan resiko banjir, konflik dan keterbatasan akses, serta bertambahnya pengungsi yang kembali pulang,” kata PBB dalam sebuah pernyataan seperti dikutip Aljazeera.

Tahun ini puluhan ribu pengungsi telah kembali ke Somalia dari kamp pengungsi terbesar di dunia, Dadaab, di Kenya, sebab pemerintah setempat berencana menutup kamp itu sebelum November.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kenya berdalih Dadaab, yang menampung lebih dari 300.000 pengungsi kebanyakan asal Somalia, telah menjadi basis Al-Shabab dalam melancarkan serangan-serangannya di wilayah Kenya.

Kebanyakan pengungsi pulang ke Somalia bagian selatan-tengah, daerah pusat pertanian nasional, di mana curah hujan menurun sehingga produksi serelia anjlok hingga setengah dari rata-rata hasil panen biasanya, kata PBB.

“Kami memutuskan pulang atas kehendak sendiri, tetapi rupanya itu keputusan yang salah,” kata Amina Nur, ibu dari 6 orang anak yang kembali ke Somalia dari Kenya lima bulan silam.

“Sedikit uang yang mereka berikan kepada kami sudah habis, dan sejak itu kami tidak ada bantuan untuk bertahan hidup.”

Sebagian pengungsi mengatakan bahwa lembaga-lembaga bantuan tidak memberikan makanan sejak mereka pulang ke Mogadishu dan kamp-kamp serupa di tempat lain.

“Hidup di sini seperti mimpi buruk. Hanya antara kelaparan dan pemboman,” kata Ahmed Mohamed, yang istrinya tewas akibat bom bunuh diri atas sebuah hotel di Mogadishu, sepekan setelah mereka kembali pada bulan Agustus lalu.

Mayoritas dari 260.000 orang yang meninggal semasa wabah kelaparan di Somalia tahun 2011 adalah anak-anak.

Sekarang ini, lebih dari 300.000 anak usia di bawah 5 tahun mengalami malnutrisi akut di Somalia, dan lebih dari 50.000 mengalami malnutrisi parah, kata PBB seraya meminta tambahan bantuan pangan bagi mereka dari anggota-anggotanya.

Selain kelaparan, para pengungsi kerap terancam pengusiran paksa dan kekerasan terhadap perempuan merebak, kata PBB.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Operator Telepon Terkemuka Turki Ciptakan Aplikasi Bagi Pengungsi Suriah
Tulisan selanjutnya Banjir di Garut dan Longsor di Sumedang Telan Belasan Korban Jiwa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?