Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Diduga Membunuh dan Menipu Modus Gandakan Uang, Taat Pribadi Ditangkap Polisi

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 23 September 2016 09:52 9:52 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 23 September 2016 08:30
Bagikan
Para pengikut Taat Pribadi ditangkap personel kepolisian di padepokan, Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Probolinggo, Jawa Timur, Kamis (22/09/2016).
Bagikan

Hidayatullah.com– Pendiri Yayasan Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi, Taat Pribadi (46), yang diduga melakukan penipuan bisa menggandakan uang, ditangkap polisi, Kamis (22/09/2016).

Ia ditangkap di padepokan di Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, dalam penggerebekan yang melibatkan sekitar 2.000 personel gabungan polisi dan TNI.

“Yang Jelas lembaga ini bukan pesantren, tetapi padepokan. MUI Probolinggo akan segera mengkaji ajarannya,” ujar Ketua INFOKOM MUI Jatim A Kholis kepada hidayatullah.com, Jumat (23/09/2016) menyikapi kasus tersebut.

Taat Pribadi, yang merupakan DPO Polda Jatim sejak 21 September, resmi menjadi tersangka kasus pembunuhan terhadap dua orang dan diduga menjadi otak pelaku.

Kedua korban pembunuhan itu diduga pemilik uang yang menuntut dan mempertanyakan nasib yang dijanjikan akan digandakan oleh Taat Pribadi. Keduanya pernah belajar di padepokan itu.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Taat Pribadi selama ini disebut-sebut mampu mendatangkan uang secara gaib. Ia menjalankan modusnya sudah hampir 7 tahun. Korbannya pun dikabarkan sudah mencapai ratusan orang.

“Jika ada warga kabupaten/kota lain yang dirugikan terkait titipan ‘uang mahar’ yang katanya bisa berlipat-lipat, silakan segera melaporkan, disilakan juga ke MUI Kabupaten Probolinggo. Kami siap mengawal ke Polisi,” ujar A Kholis.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Argo Yuwono mengatakan, sejauh ini polisi fokus pada kasus pembunuhan. Terkait laporan penipuan dan laporan lainnya, polisi melakukan pengembangan.

Taat Pribadi diambil polisi1
Taat Pribadi ditangkap aparat Polda Jatim Hari Kamis, 22 September 2016

Taat Pribadi terpaksa dijemput paksa oleh ribuan petugas lantaran dipanggil tiga kali selalu mangkir.

“Dia diduga menjadi otak pembunuhan Abdul Gani, warga Semampir, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Dan Ismail, warga Kabupaten Situbondo. Ancaman hukumannya 15 tahun penjara dan bisa juga hukuman mati,” ujar Argo dikutip kompas.com.

Mayat Abdul Gani ditemukan di daerah Kabupaten Wonogiri beberapa bulan lalu. Sementara mayat Ismail ditemukan di Desa Tegalsono, Kecamatan Tegalsiwalan, Maret 2015.

Banyak Korban Belum Melapor

Berdasarkan informasi yang dihimpun hidayatullah.com, masih banyak masyarakat yang belum melapor sebagai korban dugaan penipuan itu. Minimnya alat bukti seperti bukti setoran membuat Taat Pribadi selalu lolos dari jeratan polisi.

Namun, pelan tapi pasti, Polda Jatim menangkap satu per satu koordinator Taat Pribadi di tiap kota di Jawa Timur. Penggerebekan pada Kamis itu disambut antusias oleh para korban dugaan penipuan Taat Pribadi. Ia ditangkap bersama 22 pengawalnya.

Modus dugaan penipuan oleh Taat Pribadi sangat rapi. Awalnya, aksi tipuan sulap dilakukan melalui rekaman video penggandaan uang. Video itu lalu disebar ke masyarakat dengan klaim bahwa dirinya diberi ilmu ganda uang dari Tuhan.

Kemudian, masyarakat yang ingin uangnya digandakan diharuskan membayar mahar, katanya untuk menyantuni anak yatim padepokan. Uang mahar dibayar per bulan dan tiap Taat Pribadi sedang butuh duit untuk acara. Seperti saat penobatan dirinya menjadi “Raja Probolinggo”.

Kerugian korban Taat Pribadi beragam. Dikabarkan ada yang mengaku habis puluhan hingga ratusan juta rupiah. Ada pula yang mati stres karena hartanya ludes tapi uang pencairan mahar tak kunjung cair.

Dikepung

Saat dilakukan penggerebekan, Kamis itu, tersangka otak pembunuhan ini tidak ditemukan di rumahnya. Petugas akhirnya melakukan pengepungan dan pencarian di sekitar padepokan selama sekitar 1 jam.

Tersangka Taat Pribadi pun ditemukan berbaur bersama pengikutnya. Saat ditangkap, tersangka mengenakan kaos warna ungu dan celana pendek warna hitam.

Penangkapan besar-besaran ini melibatkan pasukan gabungan dari Brimob Polda Jatim dan sejumlah jajaran polres. Para petugas mengenakan rompi anti peluru dan bersenjata lengkap. Polda juga mengerahkan sejumlah kendaraan taktis, water canon, dan barakuda.

“Untuk mengantisipasi terjadinya perlawanan (dari para pengikut tersangka. Red),” ujar Argo dikutip media lokal wartabromo.com.

Kata dia, penggerebekan dengan melibatkan banyak personel berdasarkan perkiraan intelijen. Polisi berupaya agar penggerebekan dan penjemputan paksa berlangsung aman terkendali.

Setelah ditangkap, Taat Pribadi kemudian dibawa ke Polda Jatim untuk menjalani proses penyelidikan. Sedangkan 22 pengawalnya diamankan Polres Probolinggo.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Jawa TimurkorbanKriminalMUI JatimpadepokanpembunuhanPenipuanpolisiProbolinggoTaat PribadiUangYayasan Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Seorang Kardinal Austria Peringatkan ‘Penaklukan Eropa’ oleh Islam
Tulisan selanjutnya Tolak Pemimpin Kafir, Akun Medsos Daiyah Irena Handono Dipalsukan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?