Hidayatullah.com– Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil menilai, alasan pembatalan terpidana penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cipinang, Jakarta Timur, cenderung dibuat-buat.
Kalau alasannya keamanan, kata Nasir, berarti LP Cipinang tidak aman. Ini menurutnya justru sangat merugikan citra Direktorat Jenderal Pemasyarakatan LP Cipinang.
Baca: Ahok Batal Ditahan di LP Cipinang, Pakar Hukum Pidana: Itu Melanggar KUHAP
Nasir mengatakan, di LP sudah ada Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), yang tugasnya bertanggung jawab atas keamanan narapidana.
“Masak seorang Ahok, dia enggak bisa amankan?” ujarnya saat dihubungi hidayatullah.com, kemarin.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini memandang, urusan keamanan hanya urusan teknis. Yang terpenting, katanya, Ahok ditempatkan di LP. Agar kedudukannya sama di hadapan hukum.
Baca: Resmi Jadi Terpidana, Ahok Dinilai Semestinya Ditahan Kembali di Lapas
Kalau Ahok ditempatkan di Mako Brimob Depok, Jawa Barat, menurutnya, justru akan merusak citra pemerintah karena melakukan diskriminasi terhadap warga negaranya dalam konteks pemidanaan.
“Seperti ini seolah-olah Ahok enggak sama di hadapan hukum. Dia diistimewakan,” ucapnya.
Nanti dampaknya, lanjut Nasir, akan jadi jurisprudensi baru. Napi-napi yang lain akan minta juga dipindahkan ke Mako Brimob Depok.
Baca: Pakar Hukum Pidana Unpad: Ahok Harus Segera Dipindahkan ke Lapas
Kemudian, kalau alasan pemindahan Ahok karena kelebihan muatan (over capacity), kata Nasir, dimana-mana, juga begitu. Ahok tidak masuk LP Cipinang pun, kata dia, kelebihan muatan juga.
“Mereka agak kebingungan mencari alasan pembenar. Makanya akhirnya mereka membuat alasan-alasan yang di luar akal sehat,” katanya.
Baca: Ahok Tak Kunjung Dipindahkan ke Lapas, Jaksa: Harusnya PT DKI Keluarkan Penetapan
Terakhir Nasir mengingatkan, pemerintah harus konsisten dengan Undang-Undang Pemasyarakatan.
“Kalapas dan KPLP harus siap mengamankan Ahok di dalam. Menteri Hukum dan HAM dan Dirjen Pemasyarakatan itu harus mereka membantu mereka agar Ahok aman di dalam,” tegasnya.* Andi