Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Senator DKI: Editorial Media Indonesia di Metro TV soal Intoleransi Salah Kaprah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 5 Desember 2017 20:55 8:55 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 Desember 2017 20:55
Bagikan
Tayangan Editorial Media Indonesia di Metro TV soal intoleransi dan terkait Aksi 212.
Bagikan

Hidayatullah.com– Program Editorial Media Indonesia di Metro TV dengan judul “Meneladani Toleransi Sang Nabi” pada Jumat (01/12/2017) menuai kecaman dan sorotan, termasuk  oleh Senator DKI Jakarta sekaligus Ketua Komite III DPD RI, Fahira Idris.

Pertama, Fahira menjelaskan, persoalan terbesar bangsa Indonesia adalah ketidakadilan sosial yang semakin menguat dan kesenjangan yang semakin melebar antara si kaya dan si miskin.

“Dua persoalan besar ini yang sekarang sedang kita hadapi, bukan soal intoleransi karena hingga detik ini bangsa kita tidak menghadapi persoalan serius terkait toleransi,” ungkap Fahira dalam pernyataannya untuk hidayatullah.com Jakarta, Selasa (05/12/2017).

Baca: Metro TV Minta Maaf Kesalahan Tulisan al-Qur’an Program ‘Syiar Kemuliaan’

Kedua, ungkapnya, jika memang maksud tayangan editorial di Metro TV itu mengatakan Reuni Alumni 212 yang digelar pada Sabtu (02/12/2017) lalu adalah perayaan intoleransi, maka sangat disayangkan.

Ini bukan hanya salah kaprah tetapi tuduhan yang serius, ungkapnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Aksi 212 setahun lalu itu ikut dihadiri Presiden dan Wapres serta hampir semua petinggi Republik Indonesia. “Apa mungkin mereka mau hadir jika Aksi 212 adalah aksi intoleran?” Fahira mempertanyakan.

Aksi 212 justru sikap tegas umat Islam untuk menggunakan jalur-jalur konstitusional dengan menggelar demonstrasi damai yang memang hak warga negara yang dijamin undang-undang.

“Tuntutan Aksi 212 adalah segera lakukan penegakan hukum terhadap penistaan agama yang dilakuan (Basuki Tjahaja Purnama) Ahok. Bayangkan aksi yang diikuti 7 juta orang bisa berlangsung tertib tanpa menimbulkan kerusakan sedikitpun bahkan tidak meninggalkan sampah sama sekali,” lanjutnya.

Baca: Dituding Banyak Menyiarkan Berita Bohong, Wartawan Metro TV Diusir Massa

Tidak ada alasan memandang Aksi 212 dan Reuni Alumni 212 sebagai perayaan intoleransi. “Saya berharap ada penjelasan dari pihak yang mengeluarkan editorial ini,” ungkap Fahira.

Informasi dihimpun, perihal editorial itu sudah masuk dalam pengaduan di Komisi Penyiaran Indonesia dengan pelapor Welo Wungkar Yugiswara di form pengaduan KPI.

“Pengaduan ada, tapi respons terhadap pengaduan tersebut baru kita rapatkan besok (Rabu, 06/12/2017),” ujar Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Dewi Setyarini melalui media sosial saat dikonfirmasi awak hidayatullah.com, Selasa (5/12/2017).

Baca: Wakil Ketua MPR: Tuduhan Teroris oleh Metro TV Bisa Timbulkan Terorisme

Diketahui, program Editorial Media Indonesia di Metro TV dengan judul “Meneladani Toleransi Sang Nabi” pada Jumat (01/12/2017) itu ditayangkan sehari sebelum Reuni Alumni 212, sebuah acara memperingati setahun Aksi 212.

Dalam tayangan itu, Metro TV menggunakan rekaman Aksi 212 di kawasan Monas dan sekitarnya di Jakarta Pusat sebagai gambar pendukung utama narasi. Hingga berita ini dimuat, pihak Metro TV belum memberikan tanggapan/klarifikasi/penjelasan yang diminta media ini soal editorial itu.* Zulkarnain

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:acara televisiahokaksi 212Aksi Bela Islam IIIEditorial Media IndonesiaFahira IdrisintoleransiKetua Komite III DPD RIMedia Indonesiametro TVMetro TV dan Islamreuni 212reuni alumni 212Senator DKI Jakartastasiun televisitoleransituduhan intoleransiTV Surya Paloh
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pilot Se-Jerman Tolak Mengangkut Pencari Suaka yang Dideportasi
Tulisan selanjutnya MUI: Harusnya Negara Bimbing Aliran Kepercayaan Agar Beragama

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?