Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Din: Kebijakan Trump Membuka Kedok Standar Ganda AS

Ahmad
Terakhir diupdate: 7 Desember 2017 14:02 2:02 pm
Ahmad
Dipublikasikan 7 Desember 2017 14:02
Bagikan
Prof Din Syamsuddin, Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerjasama Antaragama dan Peradaban, di kantor MUI, Jakarta, Kamis (09/11/2017)..
Bagikan

Hidayatullah.com– Ketua Prakarsa Persahabatan Indonesia-Palestina (PPIP) atau Indonesia-Palestine Friendship Initiative (IPFI), Prof Din Syamsuddin, mengecam keras dan menolak kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan akan memindahkan Kedubes AS ke sana.

Menurut Din, keputusan tersebut merupakan bentuk agresi, provokasi, dan radikalisme yang nyata.

“Keputusan itu membuka dan membuktikan kedok standar ganda AS selama ini,” ujarnya melalui keterangan tertulis diterima hidayatullah.com, Kamis (07/12/2017).

Baca: AS Akui Yerusalem Ibu Kota Israel, Menag: Umat Beragama Wajib Menolak

Dimana terkait penjajahan Israel atas Palestina, Din mengatakan bahwa AS “tidak bersungguh-sungguh menyelesaikan(nya)”.

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Wantim MUI) ini menilai, keputusan Trump itu juga mematikan proses perdamaian yang telah berlangsung lama dan akan mendorong reaksi di kalangan umat Islam terhadap radikalisme dan ketidakadilan global yang diciptakan AS.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Karenanya, terang Din, pihaknya mendesak Presiden Donald Trump untuk mencabut keputusan tersebut.

“Dan mendesak OKI untuk melakukan langkah politik dan diplomatik untuk membatalkan atau mengabaikan keputusan itu,” tandasnya.

Baca: Presiden: Indonesia Kecam Keras AS Akui Yerusalem Ibu Kota Israel

Sementara itu, hari ini Pemerintah Republik Indonesia telah menyampaikan kecaman kerasnya atas kebijakan pemerintah Amerika Serikat yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

“Indonesia mengecam keras pengakuan sepihak AS terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan meminta AS mempertimbangkan kembali keputusan tersebut,” tegas Presiden di Istana Bogor, Jawa Barat, Kamis (7/12/2017).*

Baca: MUI Tolak Keras AS Akui Yerusalem Ibu Kota Israel

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Al Aqshaal-QudsAmerika SerikatASDin Syamsuddinibukota IsraelIndonesia - PalestinaIndonesia-IsraelIndonesia-Palestine Friendship InitiativeIPFIisraelKemerdekaan PalestinaKetua Dewan Pertimbangan MUIpalestinapemindahan ibukota IsraelPPIPPrakarsa Persahabatan Indonesia-PalestinaPresiden AStel avivYerusalem
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PPMI Mesir Minta Pemerintah Segera Upayakan Pembebasan Mahasiswa Indonesia yang Ditahan
Tulisan selanjutnya Soal Yerusalem, Dubes AS Klaim Sudah Konsultasi dengan Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?