Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Polri Diharapkan Tolak Usulan Mendagri soal Plt Gubernur

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 29 Januari 2018 16:46 4:46 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 29 Januari 2018 13:57
Bagikan
[Ilustrasi] Logo Polri.
Bagikan

Hidayatullah.com– Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) diharapkan menolak usulan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, yang menunjuk dua petinggi Polri masing-masing untuk menjadi Plt Gubernur Jawa Barat dan Sumatera Utara.

Harapan ini antara lain disampaikan Ketua Presidium Ind Police Watch (IPW) Neta S Pane. “IPW berharap Polri sebaiknya menolak rencana dan usulan Mendagri itu,” ujar Neta dalam pernyataannya diterima hidayatullah.com di Jakarta, Senin (29/01/2018).

Dengan menolak rencana dan usulan Mendagri itu, Polri diharapkan tetap konsen pada penjagaan keamanan di Pilkada 2018. “Dan kepolisian bisa profesional, proporsional, dan independen, meski ada 10 perwiranya yang ikut pilkada,” imbuhnya.

Ia mengatakan, seharusnya Plt Gubernur tetap diserahkan kepada penjabat (Pj) di Kemendagri, karena Dwifungsi Polri melanggar UU No 2 thn 2002 tentang kepolisian.

“IPW berharap para birokrat sipil jangan memancing-mancing dan menarik-narik Polri ke wilayah politik praktis ataupun ke wilayah pemerintahan sipil,” ungkapnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Apalagi saat ini ada sejumlah jenderal polisi dan militer yang ikut Pilkada 2018, keberadaan perwira Polri sebagai Plt Gubernur/Pj Gubernur dinilai akan bisa berdampak negatif bagi Polri itu sendiri.

Baca: IPW: Petinggi Polri Jadi Plt Gubernur Ide Berbahaya

Hal senada sebelumnya disampaikan Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Polhukkam, Fadli Zon, yang mempertanyakan usulan Mendagri Tjahjo untuk menjadikan dua jenderal aktif Polri mengisi kedua posisi Plt Gubernur itu.

“Penunjukan dua jenderal aktif Polri akan mengarah pada kecurangan dalam Pilkada dengan mengerahkan mesin birokrasi dan sebagainya. Karena orang yang ditunjuk itu tidak ada kaitannya atau orang yang tidak lazim. Jadi saya kira ini harus ditolak,” ujar Fadli di Gedung DPR RI, Senayan Jakarta, Kamis (25/01/2018) lalu lansir Parlementaria.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini mengatakan, jika usulan Mendagri itu atas pertimbangan keamanan daerah dalam pilkada, hal itu bukan ranah Gubernur. Namun ranah kepolisian sebagai penegak hukum. Sehingga usulan Mendagri tersebut harus direvisi.

“Itu, kan, urusan polisi, bukan urusan Penjabat Gubernur. Saya kira logikanya harus diselaraskan ya, bahwa untuk pengamanan itu bukan urusan Plt Gubernur. Plt Gubernur untuk menjalankan pemerintahan. Dalam hal ini Mendagri harus dikritik dan harus revisi usulan itu,” tambahnya.

Baca: Petinggi Polri Jadi Plt Gubernur, Jokowi Didesak Tak Terbitkan Keppres

Seirama pula dengan yang diungkapkan Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Riza Patria. Ia mengatakan, kekhawatirannya akan persepsi negatif dari publik jika jenderal polisi menjadi Pj Gubernur. Karena, tugas utama Polri menjaga keamanan, bukan mengurusi pemerintahan.  Sehingga ia menilai, agar Mendagri tak usah mengambil Pj Gubernur dari polisi dan militer.

“Lebih baik pejabat PNS saja yang ditunjuk menjadi Pj Gubernur. Di lingkungan Pemda, kan, banyak Eselon I, atau bisa dari Kementerian lain kalau memang diperlukan. Jadi jangan dari polisi,” tegas Riza.

Sebelumnya diberitakan, Mendagri Tjahjo mengusulkan dua Jenderal Polisi Irjen M Iriawan yang saat ini menjabat sebagai Asisten Kapolri Bidang Operasi untuk ditunjuk sebagai Pj Gubernur Jawa Barat, dan Kadiv Propam Polri Irjen, Martuani Sormin menjadi Pj Gubernur Sumatera Utara. Keduanya akan mengisi posisi gubernur setelah masa jabatan Ahmad Heryawan dan Tengku Erry selesai.

Hal itupun disampaikan Kabag Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul kepada wartawan, yang mengatakan bahwa dalam pengarahannya, Wakapolri menyampaikan ada dua perwira tinggi Polri yang dipercaya untuk memimpin sementara dua wilayah provinsi, yaitu Jawa Barat dan Sumatera Utara.*

Baca: PSHTN FHUI: Plt Gubernur dari Polri Bertentangan dengan UU Pilkada

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ahmad Riza PatriaDPR RIDwifungsi ABRIDwifungsi PolriDwifungsi TNI/PolriFadli ZonFakultas Hukum Universitas IndonesiaInd Police WatchIPWJawa Baratjenderal polisijenderal polisi jadi Plt GubernurKetua Presidium IPWM IriawanMendagri TjahjoMenteri Dalam NegeriNeta S PanePilkada 2018Plt Gubernurpolisipolisi berpolitikPolrireformasiSumatera UtaraTjahjo KumoloTNI berpolitikTNI/PolriUU PilkadaWakil Ketua DPR RIWakil Ketua Komisi II DPR RI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perang ISIS Melawan Hamas di Gaza?
Tulisan selanjutnya DPR Tegas Tolak Hubungan Sesama Jenis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?