Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Analisis

Perang ISIS Melawan Hamas di Gaza?

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 29 Januari 2018 13:26 1:26 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 Januari 2018 13:26
Bagikan
Milisi Izzuddin al Qossam, menyalami anak-anak Gaza
Bagikan

Oleh: Asa Winstanley

 

DALAM pidato menggelikannya di depan Dewan Umum PBB pada 2014,  Perdana Menteri ‘Israel’ yang sadis dan delusional, Benjamin Netanyahu, mengklaim bahwa, “ISIS dan Hamas merupakan cabang dari pohon beracun yang sama.”

Dia melanjutkan: “Ketika tiba pada tujuan utama mereka, Hamas ialah ISIS, dan ISIS ialah Hamas.”

Sejak itu, ini telah menjadi tema tetap dari propaganda aneh ‘negara palsu Israel’. ‘Negara’ Zionis tersebut telah mengalami pendarahan dukungan internasional selama bertahun-tahun hingga sekarang. Tindakan brutal dan rasis terhadap Palestina telah membuat ‘negara palsu’ tersebut kurang populer di dunia, khususnya diantara anak muda, orang-orang berpendidikan dan kaum liberal.

Baca Juga

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Sidang Umum PBB UNGA
Mimpi Buruk Israel: Turki Bangkit Jadi Kekuatan Baru Timur Tengah
Strategi Ibrahim Traoré: Tinggalkan Penjajah Prancis, Dekati Rusia
“Gubernur Konten”,  Antara Pencitraan, dan Polarisasi Digital
Kampanye Digital Masif dari Arab Diluncurkan untuk Menjatuhkan Sinwar dan Hamas
NAS Daily Terima Penghargaan dari Lobi ‘Israel’

Polling memastikan pola umum ini selama beberapa waktu. Dukungan antusias Presiden AS Donald Trump terhadap Israel hanya mempertajam tren ini, termasuk diantara anak muda Yahudi di Amerika.

Dukungan terbuka Trump pada supremasi putih dan anti-Semit hanya membuat hal tersebut semakin buruk. Kata-kata Netanyahu di depan PBB, tampaknya telah diperhitungkan untuk menarik perhatian audiens yang spesifik.

Baca: Hamas, Baitul Maqdis dan Izzah Islam

Faktanya, yang tercatat dengan baik, Hamas dan ISIS, secara fundamental saling berlawanan, dan sudah selama beberapa tahun ini dalam keadaan perang terbuka. Bahkan Hamas melarang ISIS membentuk cabang apapun di Jalur Gaza.

Seorang pejabat Hamas pada bulan lalu mengatakan pada jurnalis Hamza Abu Eltarabesh – seorang kontributor di Electronic Intifada – bahwa otoritas Palestina di wilayah terblokade itu telah menahan 550 orang yang diduga merupakan petempur ISIS. Kelompok tersebut bermarkas di Semenanjung Sinai.

Agustus lalu, pengeboman bunuh diri pertama ISIS yang menarget Hamas terjadi, menyebabkan sikap keras pada simpatisan grup tersebut, yang telah menyusup ke Jalur Gaza.

Pada Oktober, Tawfiq Abu Naim, kepala keamanan internal Hamas, terluka dalam sebuah bom mobil. Di depan publik, beberapa pemimpin Hamas memberi kesan bahwa upaya pembunuhan yang nyata itu merupakan pekerjaan Israel, yang memang seringkali mengirim pasukan pembunuh mereka untuk membunuh para pemimpin Gerakan Perlawanan Islam.

Sedangkan Abu Eltarabesh melaporkan, mungkin juga sel-sel ekstrimis yang berhubungan dengan ISIS yang bertanggungjawab akan serangan itu.

Alasan mengapa konflik ini semakin dalam, dan dijelaskan oleh ideologi dan politik. Seperti yang tokoh pemimpinnya, termasuk Khaled Misy’al, telah dijelaskan berkali-kali, Hamas pada dasarnya ialah sebuah gerakan pembebasan nasional dengan yang bertekad Islami. ISIS, sebaliknya, merupakan sebuah kelompok ekstrimis, kelompok supremasi agama, yang bertanggungjawab atas kekerasan pada sekte dan agama lain.

Sederhananya, ISIS menyerang umat Kristen sementara Hamas melindungi mereka. Hasilnya, dan mengingat Hamas berpartisipasi dalam pemilihan demokratis, ISIS menganggap gerakan (Hamas) tersebut sebagai kelompok orang-orang kafir.

Sekarang ISIS yang bertempur seperti itu pada dasarnya memiliki cabang yang sama seperti Israel melawan Hamas, yang lainnya mencurigai adanya keterlibatan yang lebih dalam antara kelompok yang disebut “Islamic Stated” dan “Jewish state”.

“Jelas adanya pertemuan kepentingan antara Islamic State cabang Sinai dan Israel dalam pertempuran mereka dengan Hamas,” kata Abu Eltarabesh.

“Beberapa di Hamas dan para analis telah mengesankan persekongkolan langsung yang melibatkan Israel dan ISIS. Keduanya memiliki sebuah kepentingan dalam percobaan pembunuhan Abu Naim, “ ujar Hussam Al-Dajani, seorang dosen politik di Universitas Ummah di Gaza.

Rumor-rumor bahwa Israel mendanai, mempersenjatai dan mendukung kelompok jihadis anti-Hamas di Gaza sudah ada selama bertahun-tahun. Mengingat dukungan terbuka Israel pada militan di Suriah selatan, hal itu tidaklah aneh.

Baca: ISIS Sinai Ingin Bunuh Semua Anggota Hamas

Pada awal bulan ini, video propaganda mengerikan ISIS lainnya secara khusus menarget Hamas. Dalam video tersebut, pejuang Hamas dianggap sebagai seorang “murtad” dan seorang warga negara Palestina ditembak dan dibunuh, karena dianggap mendukung Hamas.

New York Times  menggambarkan ini sebagai sebuah deklarasi perang pada Hamas; rupanya para editor harian tersebut tidak menyadari sifat fundamental yang berlawanan dari dua kelompok tersebut dan sejarah mematikan diantara mereka.

Harian itu juga melaporkan bahwa beberapa pejabat senior Hamas menanggapi hal tersebut dengan mengisyaratkan bahwa Israel mungkin memiliki beberapa keterlibatan dengan ISIS di Sinai.

Salah Bardwail menyebut video tersebut merupakan buatan Zionis. Menurut Mahmoud Al-Zahar, ISIS “tidak ingin berada di sini sebagai senjata di tangan Hamas untuk melawan penjajahan Israel.”

Faktanya, Israel mempunyai sejarah panjang mendukung dan bersorak pada musuh dari musuh mereka – bahkan ISIS. “Biarkan mereka berdua berdarah,” merupakan doktrin Israel.

Jadi apakah Israel mempersenjatai ISIS di Sinai? Tidak ada bukti akan hal itu, tetapi mengingat adanya sejarah yang preseden, itu tidak akan menjadi hal teraneh yang terjadi di wilayah Timur Tengah.*

Wartawan investigasi berbasis di Inggris Electronic Intifada (EI) dan kolomnis  Middle East Monitor (MEMO). Artikel dimuat di MEMO. Twitter @AsaWinstanley. Diterjemahkan Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Benjamin NetanyahugazaHAMASISISJalur GazaKhalid Misy’alpenjajah IsraelsinaiTimur TengahyahudiZionis-Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Para Tetangga Rasulullah
Tulisan selanjutnya Polri Diharapkan Tolak Usulan Mendagri soal Plt Gubernur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Trump Bilang 1.000 Rudal akan Memusnahkan Iran Apabila Presiden AS Dibunuh
Mantan Pemimpin Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Wafat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Mundurnya 'Israel' dari Gaza Utara, Awal dari Perang Penghabisan?
Analisis

Mundurnya ‘Israel’ dari Gaza Utara, Awal dari Perang Penghabisan?

5 Januari 2024 07:00
Analisis

Analisa Mantan Intel AS: Hamas Memenangkan Perang di Gaza

24 November 2023 13:00
Invasi Darat Israel ke Gaza
AnalisisArtikel

3 Skenario Invasi Darat Israel Menurut Pakar Keamanan Internasional

1 November 2023 06:10
Analisis

Serangan Pejuang Kemerdekaan Palestina  terhadap ‘Israel’ Makin Menampakkan Kemunafikan Barat

11 Oktober 2023 21:55
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?