Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Tangerang Selatan Menolak LGBT

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 13 Februari 2018 05:58 5:58 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 11 Februari 2018 20:59
Bagikan
Tabligh Akbar "Tangerang Selatan menolak LGBT" di Serpong, Tangsel, Ahad (11/02/2018).
Bagikan

Hidayatullah.com– Ribuan masyarakat Tangerang Selatan (Tangsel) mengikuti aksi tolak LGBT yang digelar di lapangan Cilenggang, Serpong. Acara yang dinisiasi oleh Forum Bersama Tangsel ini diikuti oleh kurang lebih 130 ormas di Tangsel, Ahad (11/02/2018).

Masyarakat antusias menyambut dan mengikuti aksi yang diperkirakan diikuti ribuan orang dari berbagai kelompok ini.

“Panitia memperkirakan sekitar 1.000 orang, (sambutan masyarakat) terlihat bagus. Dari remaja sampai orangtua mengikuti acara dengan khidmat. Bahkan saya diikuti anak-anak remaja dengan beraneka pertanyaan. Terlihat curiousity (penasaran) mereka,” ungkap Sekjen Aliansi Cinta Keluarga (AILA) Indonesia Nurul Hidayati yang turut berorasi pada acara itu kepada hidayatullah.com.

Selain dari ormas, acara ini juga dihadiri oleh para pejabat pemerintah daerah dan para wakil partai. Di antaranya jelasnya M Azis Syamsudin dari Partai Golkar, Irgan Chairul Mahfiz (PPP), dan KH Dja’far Shodiq dari FPI.

Baca: “Pelaku LGBT Harus Dibantu agar Normal Kembali”

Dalam orasinya, Nurul mengatakan, sebagai bangsa yang berdaulat dan merdeka, Indonesia berhak menentukan nasib bangsanya sendiri.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Kita berhak membuat aturan yang berpihak pada keinginan masyarakat Indonesia. Dan seharusnya tidak ada intervensi asing dalam membuat aturan untuk negeri ini.

Karena beberapa waktu lalu, komisioner tinggi HAM PBB mengatakan bahwa kelompok yang menolak LGBT adalah kelompok ekstremis dan diskrimanatif. Apakah kita termasuk orang-orang yang ekstremis dan diskriminatif?” tanya Nurul kepada peserta aksi.

Ia pun menegaskan, menolak LGBT bukan berarti ekstremis dan diskriminatif. Karena yang ditolak adalah perilaku dan orientasi seksualnya yang menyimpang.

“Yang kita tolak adalah segala bentuk promosi LGBT yang menyesatkan anak-anak muda dengan mengatakan bahwa LGBT itu normal dan tidak perlu disembuhkan. Oleh karena itu, kita menuntut pemerintah untuk menyediakan pusat rehabilitasi bagi penderita LGBT seperti yang dilakukan pemerintah terhadap pecandu narkoba,” pungkas Nurul menutup orasinya.

Baca: Presiden Jokowi Diminta Tegas Nyatakan Tolak LGBT

Orasi yang disampaikan oleh Sekjen AILA Indonesia ini tidak jauh berbeda dengan pernyataan sikap yang disetujui oleh Forum Bersama Tangsel.

Isi dari pernyataan sikap itu, sebutnya, adalah, pertama, mengutuk segala bentuk penyimpangan atau kejahatan seksual seperti lesbian, gay, biseksual, dan transgender atau yang disebut LGBT.

Kedua, menuntut pemerintah dan DPR untuk segera mengesahkan RUU KUHP yang mengatur perbuatan penyimpangan atau kejahatan seksual, seperti LGBT, sebagai perbuatan kriminal yang dapat dipidana berat.

Ketiga, menuntut pemerintah daerah dan DPRD Kota Tangerang Selatan untuk membuat kebijakan yang dapat mempersempit ruang gerak para pelaku penyimpangan atau kejahatan seksual, seperti LGBT, untuk melindungi moralitas dan keberlangsungan umat manusia.

Keempat, menolak dengan tegas promosi dan eksistensi golongan LGBT dengan tidak mengakui keberadaannya dan tidak bekerja sama dalam bentuk apapun dengan golongan LGBT.

Kelima, mendorong pemerintah atau korban yang mengalami penyakit kelainan orientasi seksual LGBT untuk menjalani proses rehabilitasi.*

Baca: Ormas-ormas Islam Yogyakarta Gelar Aksi Tolak LGBT

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AILA Indonesiaaksi tolak LGBTAliansi Cinta Keluargabahaya LGBTBantenbiseksualForum Bersama TangselgayKUHPlapangan CilengganglesbianlgbtNurul Hidayatipenanganan LGBTrehabilitasi LGBTRKUHPRUU KUHPSekjen AILASerpongTangerang SelatanTangseltransgenderumat Islam Tangsel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI: Fatwa Banyak Ulama Nyatakan Ahmadiyah Menyimpang
Tulisan selanjutnya Prof Euis: Komisioner HAM PBB Kunjungi DPR Bentuk Intervensi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?