Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Hidayatullah Minta Rencana Pendaftaran Muballigh Dibatalkan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 24 Mei 2018 05:17 5:17 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Mei 2018 17:17
Bagikan
Ketua Umum DPP Hidayatullah, Nashirul Haq.
Bagikan

Hidayatullah.com– Organisasi Hidayatullah berharap pemerintah membatalkan rencana pendaftaran muballigh yang direkomendasikan oleh Kementerian Agama (Kemenag).

Sebelumnya, pemerintah telah merilis 200 muballigh yang mendapat rekomendasi. Rencananya, pemerintah akan menambah jumlah muballig yang dirilis tersebut dan akan mengumumkannya segera.

“Kami berharap pemerintah membatalkan rencana ini. Sebab, kami menilai rencana ini berpotensi mengotak-ngotak para dai, bahkan juga para jamaah. Masyarakat akan saling mencurigai, menuding, dan menyalahkan,” tutur Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Hidayatullah, Nashirul Haq Lc, MA, Rabu (23/05/2018) di Jakarta.

Baca: “Pengakuan Kapasitas Muballigh Tak Semata Bersifat Formal Struktural”

Di samping itu, pembatasan jumlah penceramah yang dianggap layak akan mengurangi peluang masyarakat Muslim mendapatkan pencerahan dan dakwah. Sebab, ada sekitar 240 juta umat Islam di Indonesia. Dalam kondisi sekarang saja, masih banyak masyarakat yang tak bisa mendapatkan dakwah dari para muballigh. Apalagi bila jumlah muballigh dibatasi.

Sebagaimana diketahui, baru-baru ini Kementerian Agama RI mengeluarkan daftar 200 muballigh yang dinilai layak berceramah. Keluarnya daftar ini menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat. Sejumlah ulama menolak rencana pemerintah ini. Sejumlah politisi dan pengamat bahkan menilai langkah ini bisa menyebabkan hubungan pemerintah dan masyarakat Muslim kian renggang.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Nashirul berprasangka positif kepada pemerintah atas rencana ini. “Menteri Agama barangkali ingin menjaga masyarakat dari pemikiran yang dinilai pemerintah berbahaya,” kata Nashirul.

Baca: Aa Gym Sarankan Kemenag Evaluasi Kebijakan ‘Muballigh Direkomendasikan’

Namun, niat baik tanpa memperhatikan kondisi psikologis masyarakat, bisa berakibat kurang baik. Apalagi belum lama ini terjadi sederetan aksi teror. Dampak negatif dari aksi teror ini sedang mengarah ke umat Islam, entah disengaja atau tidak.

Dai-dai Hidayatullah sendiri, kata Nashirul lagi, selama ini telah berdakwah di pelosok-pelosok Indonesia, bahkan di daerah pedalaman, suku terasing, dan minoritas Muslim. Mereka telah berdakwah selama bertahun-tahun dengan segala keterbatasannya. Masyarakat bisa menerima dakwah mereka. Pemerintah daerah juga merasa terbantu dengan adanya mereka.

Baca: Ketua MPR sebut Kemenag Blunder, Minta Daftar Muballigh Ditarik

Kiprah para dai Hidayatullah telah diterima oleh masyarakat. Buktinya, jelas Nashirul, Hidayatullah terus berkembang hingga memiliki lebih dari 300 cabang di seluruh Indonesia. Hidayatullah juga telah memiliki sekolah, mulai dari jenjang TK sampai perguruan tinggi.

“Yang pasti, dai-dai Hidayatullah akan terus berdakwah untuk menjadikan negeri ini berperadaban mulia. Kami tak akan berhenti meskipun nanti kami tidak masuk dalam daftar yang dibuat Kemenag. Bahkan, kami akan menolak jika nama-nama dai Hidayatullah diminta untuk dimasukkan dalam daftar itu,” jelas Nashirul.*

Baca: Wakil Ketua MUI Akui Ketangguhan Dai Hidayatullah di Pedalaman

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:daiDai Hidayatullahdakwahdakwah HidayatullahDPP HidayatullahKemenagKemenag rilis muballighKementerian AgamaKetua Umum DPP Hidayatullahkultur masyarakatLukman Hakim SaifuddinMenteri AgamamubaligmuballighNashirul HaqOrmas Hidayatullahpenceramahpolitik keagamaantokohtokoh agamatokoh masyarakattokoh ormas
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Definisi “Terorisme” Dinilai Penting untuk Bedakan dengan Pidana Biasa
Tulisan selanjutnya Sosialisasi Pemadaman Kebakaran Digelar di Masjid

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?